Para protokoler itu membagikan masker di depan Ruang Sidang Paripurna Nusantara II, Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (30/10/2015). Masker dibagikan kepada para anggota yang akan menandatangani absen.
"Ini atas perintah Pak Ketua (Ketua DPR Setya Novanto)," kata salah satu protokoler, Eko Supriyanto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Baca juga: Novanto Cs Bermasker di Paripurna, NasDem: Ini Dagelan Politik!
Eko menuturkan bahwa pembagian masker adalah bentuk keprihatinan atas bencana asap di sejumlah wilayah di Indonesia. DPR hari ini juga rencananya akan mengesahkan Pansus Kebakaran Hutan dan Lahan.
Lalu, mengapa masker dibagikan di dalam Gedung DPR yang sudah jelas tidak terpapar asap kebakaran hutan?
"Ini simbolis saja," jawabnya.
![]() |
Baca juga: Tolak Pakai Masker di Paripurna, Politikus PDIP: Pimpinan DPR Gagal Pikir!
Masker yang dibagikan adalah masker putih dengan spesifikasi filtrasi 95% untuk pertikel berukuran 0,3 micrometer. Ada 800 masker yang dibagikan pagi ini.
Selain itu, dua kotak transparan juga diletakkan di depan pintu masuk ruang paripurna. Kotak tersebut bertuliskan 'Donasi Solidaritas untuk Asap'.
Rapat paripurna penutupan masa sidang I 2015-2016 dijadwalkan mulai pada pukul 09.00 WIB. Namun, hingga pukul 09.25 WIB belum ada tanda-tanda paripurna akan dimulai.
(imk/tor)













































