Dua Kubu Partai Demokrat Rujuk?

Dua Kubu Partai Demokrat Rujuk?

- detikNews
Minggu, 06 Feb 2005 14:39 WIB
Jakarta - Setelah berselisih dan sempat bersikeras akan menggelar kongres versi masing-masing, akhirnya dua kubu di Partai Demokrat (PD) duduk satu meja. Bahkan, kedua kubu ini akan menggelar jumpa pers bersama. Kedua kubu kabarnya sudah bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Rujuk? Dua kubu yang berseteru sebelumnya adalah kubu Vence Rumangkang yang mewakili Dewan Pendiri PD. Sedangkan kubu lainnya adalah Subu Budisantoso, ketua umum DPP PD. Konflik kedua kubu meruncing, setelah beberapa hari lalu, kubu Vence menggelar Rapimnas yang dihadiri perwakilan PD seluruh Indonesia. Hasil Rapimnas adalah mencopot Subur Budisantoso sebagai ketua umum PD dan menggelar kongres I PD pada akhir Februari 2005. Sementara kubu Subur Budisantoso menolak hasil rapimnas itu. Kubu Subur Budisantoso mengklaim tetap sebagai pimpinan yang sah dan akan menggelar kongres pada Maret mendatang. Presiden SBY telah prihatin dengan kondisi partai politik yang pertama kali mengusung dirinya sebagai presiden itu. SBY meminta kedua kubu mengakhiri konfliknya dan menggelar kongres secara bersama-sama. Dan pada Sabtu (5/2/2005) malam, menurut sumber detikcom, bertempat di kediamannya di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, SBY memanggil dua kubu yang berkonflik itu. Pertemuan berakhir sekitar pukul 23.00 WIB dan menghasilkan keputusan kedua kubu berdamai. Dalam pertemuan itu, kabarnya SBY menengahi kedua kubu itu. Waktu pelaksanaan kongres akan diubah dan digelar secara bersama-sama. Tempat kongres, bukan di Bali atau Jakarta. Dan SBY bersedia menjadi ketua dewan pengarah DPP PD.Rencananya, Subur dan Vence Rumangkang akan menggelar jumpa pers bersama di Hotel Le Meridien, Jakarta pada pukul 15.30 WIB, Minggu (6/2/2005). Kabar yang beredar, kedua tokoh PD ini akan menjelaskan 'rujuk'nya mereka setelah bertemu SBY. Rencananya, akan hadir juga dalam jumpa pers ini tokoh PD lainnya, Ahmad Mubarok dan EE Mangindaan. (asy/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini