Kapolres Bengkalis AKBP Andry Wibowo mengungkapkan hal itu dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (24/2/2014). Andry Wibowo bersama Kapolsek Bukit Batu Kompol Sasli Rais dan Ka BPBD Kabupaten Bengkalis M Djalal hari ini turun langsung ke lokasi posko pengungsian.
Mereka yang mengungsi adalah warga Dusun Bukit Lengkung, Desa Tanjung Leban. Kini warga yang rumahnya dikepung asap pekat dari kebakaran lahan itu ditempatkan di posko pengungsian di RT 09 RW 05 Dusun Barak Aceh, Desa Tanjung Leban, atau sekitar 5 km dari lokasi rumah mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak Polres Bengkalis saat ini menerjunkan 30 personelnya untuk menjaga desa yang ditinggalkan. Ini selain mengamankan rumah penduduk, serta berjaga-jaga bila terjadi rembetan api sebagaimana sebelumnya, satu unit rumah terbakar dan bangunan sekolah dasar.
"Upaya pemadaman di sekitar desa sudah kita lakukan. Namun di tempat lain kobaran api dari lahan gambut masih terjadi. Ini yang membuat desa itu dikepung asap pekat yang sulit untuk bernafas," kata AKBP Andry.
"Kita bersama pemerintah daerah tadi memberikan bantuan sembako buat warga. Kita juga akan segera turunkan tim medis untuk memeriksa kesehatan warga terutama kepada balita," tutup Andry.
(cha/tor)










































