4 Balita di Blitar Digerogoti HIV, Dua Tak Terselamatkan

4 Balita di Blitar Digerogoti HIV, Dua Tak Terselamatkan

- detikNews
Selasa, 02 Sep 2008 17:17 WIB
Blitar - Ganasnya virus HIV memang bisa menyerang siapapun. Buktinya 4 anak-anak di Kabupaten Blitar menjadi korban keganasan virus mematikan tersebut. Dua korban diantaranya telah meninggal dunia.

Kedua anak yang meninggal pada beberapa waktu yang lalu itu masih tergolong usia balita. Yakni MN (2 bulan) warga Kecamatan Wlingi, serta AD (2 tahun) warga Kecamatan Panggung Rejo.

MN dinyatakan terinfeksi virus HIV akibat tertular dari ibunya melalui kontak langsung saat proses persalinan dimana ibu kandungnya adalah TKW yang sebelumnya bekerja di Malaysia.

Sedangkan AD terinfeksi HIV yang terbawa dari ayahnya yang juga mengidap HIV. Akhinya menular ke ibunya melalui hubungan dan akhirnya menular pada anak kandungnya.

Dua anak penderita HIV lainya yang masih hidup yakni ES (4 tahun) serta SI (8 tahun), keduanya adalah warga Kecamatan Doko. ES terindikasi mengidap HIV sejak 2 tahun yang lalu sedangkan SI sejak 1,5 tahun lalu.

Sama sperti penderita HIV yang meninggal kedua anak ini tertular HIV melalui proses persalinan yakni adanya hubungan langsung dengan ibu kandungnya yang lebih dahulu mengidap HIV. Sang ibu kandung dari keempat anak penderita HIV tersebut telah meninggal dunia.

Sekretaris Komisi Penanganan AIDS Kabupaten Blitar Bambang Gunawan mengatakan, keempat anak tersebut diketahui menderita HIV setelah terdeteksi oleh pihak Puskesmas setempat.

Setelah dilakukan uji laboratorium akhirnya mereka dinyatakan positif HIV. ntuk itu akan terus melakukan pendampingan terhadap kedua anak yang masih hidup. Hal itu dilakukan supaya perkembangan anak tersebut tidak terganggu akibat stigma yang melekat pada diri mereka bahwa HIV bisa menular ke orang lain.

"Kami berusaha memberikan pengertian kepada masyarakat bahwa HIV tidak menular melalui batuk, gigitan nyamuk, makan bersama atau beberapa aktifitas lain," ujarnya pada wartawan Selasa (2/9/2008) di kantor Dinkes Kab Blitar Jalan Semeru Blitar.

Ditambahkannya, jika potensi untuk sembuh bagi kedua anak tersebut memang sangat kecil. Meski begitu bukan berarti lantas kedua penderita HIV ini tidak diperhatikan.

Justru karena keduanya masih anak-anak maka harus mendapatkan perhatian yang baik. Kndisi fisik anak-anak yang juga rentan terhadap serangan berbagai penyakit membuat penanganan terhadap keduanya juga harus dilakukan secara ekstra.

"Penderita HIV ini kan kekebalannya sangat lemah, sehingga jika ia terserang penyakit maka harus segera ditangani. Sebab kalau tidak maka dipastikan anak tersebut tidak akan mampu untuk menahan sakit tersebut seperti layaknya orang normal," pungkasnya. (gik/gik)
Berita Terkait