Demi Kencan dengan PSK, Muji Nekat Bacok Bapaknya

Demi Kencan dengan PSK, Muji Nekat Bacok Bapaknya

- detikNews
Senin, 21 Jul 2008 13:21 WIB
Tuban - Diduga butuh biaya untuk kencan dengan PSK, Muji (21) asal Desa Sumberjo, Kecamatan Widang, Tuban nekat membacok bapaknya, Suwito (47) hingga ususnya terburai.

Pembacokan itu dipicu karena Suwito melarang anaknya menggadaikan motornya sejak seminggu lalu. Akibatnya, korban pun dirawat intensif dan tergolek lemas di RSUD Dr R Koesma.

Namun niat itu ditentang keras bapaknya. Apalagi selama ini Muji yang pengangguran hanya nongkrong di warung kopi saja. Korban pun mengamankan kunci motor yang menyebabkan bapak dan anak itu bertengkar setiap hari.

Puncaknya, Minggu sore (20/7/2008) pukul 16.30 WIB Muji mengambil sabit dan mengambil rumput di sawah. Tiba-tiba dari belakang, korban langsung memukul punggung Muji dengan batu kumbung. Tanpa sadar Muji yang memegang sabit, langsung berbaik menyerang bapaknya.

Kapolsek Widang, AKP Nur Asik membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. "Pelaku sudah kita amankan beserta barang buktinya berupa sabit dan batu kumbung. Sedang korban Suwito dirawat di RSUD Tuban," jelas Nur Asik saat dihubungi detiksurabaya.com, Senin (21/7/2008).

Pelaku, kata dia, terancam pasal 351 KUHP karena telah melakukan penganiayaan hingga menimbulkan luka parah. Dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Sementara istri Suwito, Ny Sumiyati hanya bisa meratapi perilaku anak pertama dari empat bersaudara tersebut. Dia hanya berharap, suaminya yang sehari-hari petani itu segera sembuh dari luka yang menganga di perutnya.

"Dia anak durhaka, tega mau membunuh bapaknya sendiri. Saya sangat sedih dengan peristiwa ini," ungkap Ny Sumiyati, ibu kandung Muji saat ditemui detiksurabaya.com di ruang UGD RSUD Dr Koesma Tuban.

Sumiyati mengaku suaminya tak sempat mengelak saat sabit itu mengayun hingga merobek perutnya. Suaminya langsung tersungkur sambil memegangi perutnya. Saat itu itu juga, suaminya berteriak sambil memegang perutnya yang bersimbah darah.

"Saya langsung pingsan di samping suami melihat perutnya berdarah tergolek di ruang tamu. Sementara anak saya diam dengan wajah takut dan berdiri di atas tubuh bapaknya sambil memegang sabit yang berlumuran darah," kenangnya.

Warga yang mendengar pun langsung melapor ke perangkat desa setempat dan korban pun dilarikan ke Puskesmas Widang. Karena luka parah korban pun langsung dirujuk ke RSUD Dr R Koesma Tuban.

Sementara menurut Sumali (24), salah seorang warga desa bahwa belakangan Muji dan kawan-kawannya aktif mengunjungi kompleks Pekerja Seks Komersial (PSK) liar di Desa Pakis, Kecamatan Widang dan tempat karaoke di kompleks PSK berkisar 4 KM dari Sumberjo.

"Mungkin saja dia butuh uang untuk kencan dengan purel atau PSK yang biasa kami datangi. Muji kan akrab dengan salah satu PSK di Pakis," kata Sumali saat ditemui di warung kopi desa setempat dengan rekan-rekannya. (fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini