Penggunaan masker ini agar masyarakat terhindar dari terpaan abu vulkanik yang keluar dari gunung tertinggi di Jawa.
Sebab, abu vulkanik yang keluar dari Semeru sangat berbahaya bila terhirup atau menempel di kelopak mata. Abu vulkanik yang masuk ke tenggorokan dan hidung bisa mengakibatkan infeksi saluran pernafasan atas (ISPA), dan mengakibatkan iritasi mata bila menempel di bola mata.
"Jumlah penderita ISPA mulai meningkat dibandingkan sebelumnya. Tapi jumlahnya belum signifikan, warga harus tetap waspada," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang Agus Wahyu Arifin, Jumat (13/6/2008).
Daerah yang tingkat intensitas guyuran abu vulkanik tinggi berada di daerah Ampelgading, Tirtoyudo,Poncokusumo dan Wajak. Keempat daerah ini dikategorikan daerah rawan. Untuk itu, Dinas Kesehatan telah membagikan 500 masker bagi warga setempat.
Rencananya, Pemerintah Provinsi juga akan menyalurkan bantuan sebanyak 2 ribu masker. "Karena jumlah masker terbatas, warga harus berimprofisasi. Petugas kesehatan mengajarkan cara membuat masker dari berbagai jenis kain," terangnya. (bdh/bdh)











































