"Ini persiapan saja jika setiap saat ada perintah untuk berangkat Jakarta guna membubarkan FPI di Jakarta," kata Ayub Djunaidy dari FPM Jember yang juga sekretaris DPC PKB Jember saat berada di kantor DPC PKB Jember Jalan Kalimantan, Sabtu (7/6/2008).
Anggota FPM memang terdiri dari Banser dan kader PKB yang pro pada Gus Dur. Ayub mengklaim, seluruh anggota PBM di Kabupaten Jember sekitar 10.000 orang.
"Namun saat ini hanya ada 300 orang yang kita latih, baik latihan fisik maupun kekebalan," terangnya.
Ayub menegaskan, pemerintah harus bisa membubarkan FPI Jakarta. Sebab bila tidak bisa, maka massa pro Gus Dur termasuk PBM Jember yang akan membubarkan FPI.
Sementara itu tentang dideklarasikannya FPI Jember yang baru, Ayub mengaku malas mengomentari hal itu. "Saya terus terang malas mengomentari hal itu. Karena mereka hanya orang-orang yang mau mencari sensasi di tengah peristiwa ini. Jadi kita tidak menggubrisnya," ujar Ayub.
Ayub Djunaidy merupakan salah satu orang yang menjadi perwakilan massa saat mendatangi rumah Habib Abu Bakar (saat itu Ketua FPI Jember). Kedatangan Ayub ke rumah Abu Bakar untuk meminta agar FPI Jember dibubarkan dan meminta maaf atas penghinaan FPI Jakarta pada Gus Dur. Setelah massa mendatangi rumah Abu Bakar, FPI Jember dibubarkan.
Namun kemarin, Jumat (6/6/2008) bangkit dan dideklarasikan lagi yang dikomandani oleh KH Mukmin Mahali, pengasuh Pondok Pesantren Nurul Mukmin Dusun Jatikoong desa Jatiroto, Sumberbaru, Jember. (fat/fat)










































