Kejadian tragis ini menimpa korban ketika berada di dalam kamar rumah seorang diri. Mendadak tersangka berdalih mengantar makanan nekat masuk ke dalam kamar. Setelah masuk, tersangka langsung menindih ibu kandung Wati (30), istrinya itu.
Kontan aksi tersangka membuat korban berontak hingga berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar rumah pun berhamburan mendatangi rumah korban. Akhirnya, lelaki yang keseharinya menjadi buruh tani ini diserahkan ke polisi yang datang setelah mendapat laporan warga.
"Tersangka tertangkap basah hendak memperkosa korban di dalam kamar malam, Rabu malam kemarin. Warga yang mempergoki langsung melaporkannya ke polisi, " jelas Kapolsek Dampit AKP Gaguk Sulistiyo ketika dikonfirmasi melalui telepon, Kamis (22/52008) siang.
Menurut pengakuan tersangka, ulah nekat itu dia lakukan secara spontan, setelah melihat korban tiduran di atas tempat tidur kamarnya. Tersangka juga berdalih membahwa makanan berupa gorengan pesanan korban.
"Ngakunya spontan saja setelah lihat korban tiduran. Untungnya, aksi itu urung setelah korban berteriak minta tolong," imbuh Gaguk.
Ternyata setelah melewati beberapa jam pemeriksaan, tersangka mengaku niat bejatnya itu terdorong dengan sikap korban kepada dirinya. "Sehari sebelumnya tersangka mengaku sempat mencium bibir korban. Karena tak ada respon marah, rencana untuk meniduri pun muncul," ungkap Gaguk.
Perlu diketahui, saat kejadian, Wati istri tersangka sedang berada di luar rumah. Sementara selama 12 tahun lamanya menikah dengan Wati mereka tinggal satu atap dengan sang mertua. "Sampai kini tersangka belum dikaruniai anak," pungkas gaguk. (bdh/bdh)










































