SPBU di Kediri Batasi Pembelian BBM

SPBU di Kediri Batasi Pembelian BBM

- detikNews
Selasa, 13 Mei 2008 14:54 WIB
SPBU di Kediri Batasi Pembelian BBM
Kediri - Rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) membuat masyarakat resah sehingga melakukan aksi borong yang berujung pada semakin langkanya keberadaan BBM.

Para pengelola SPBU akhirnya memberlakukan berbagai aturan, mulai dari pembatasan pembelian hingga penggunaan surat keterangan.

Pantauan detikFinance di beberapa lokasi SPBU menunjukkan adanya kekosongan persediaan BBM, antara lain di SPBU Jalan Sukarno Hatta, Desa Sukorejo, Kecamatan Gampengrejo. Di SPBU tersebut, BBM jenis premium telah habis sejak kemarin malam, dan hingga siang ini belum mendapatkan kiriman.

"Bensin habis, bensin habis," kata Sulistyowati, salah satu penunggu SPBU sambil mengangkat papan pengumuman tanda bensin habis, apabila terdapat pengunjung yang mendatangi SPBU tempatnya bekerja, Selasa (13/5/2008).

Di lokasi lainnya, seperti SPBU Kelurahan Katang, Kecamatan Gampengrejo, SPBU Jalan Dr.Saharjo, Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, hal serupa juga dapat dijumpai. BBM jenis bensin telah habis sejak pagi hari.

Menyikapi kelangkaan bensin di beberapa SPBU, pengelola SPBU melakukan berbagai hal untuk menghindari semakin meluasnya kelangkaan. Seperti di SPBU Desa Kranggan, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri yang memberlakukan
pembatasan pembelian.

"Untuk mobil hanya kami ijinkan membeli hingga Rp 100 ribu, sedangkan sepeda motor cukup Rp10 ribu. Ini kami lakukan agar penjualan bisa merata," kata Subagyo, salah satu petugas SPBU.

Selain itu, Subagyo juga mengatakan, untuk pembelian dengan menggunakan jeriken juga dilarang. Yang diizinkan membeli dengan menggunakan jeriken hanya petani yang membutuhkan solar, dan itupun harus dengan keterangan dari Desa/Kelurahan setempat.

"Kami tidak ingin ditengah kondisi sulit ini ada yang menyalahgunakan dengan menimbun, makanya kami haruskan untuk yang membawa jeriken harus membawa surat keterangan dari desa," ujar Subagyo.

Di lokasi lainnya, pengelola SPBU Desa Paron, Kecamatan Gampengrejo mengakui jika terjadinya kelangkaan BBM jenis bensin diakibatkan oleh adanya pengurangan jatah dari Pertamina.

"Sudah sekitar 3 hari jatah kami dikurangi, katanya untuk pemerataan," kata Niko salah satu petugas SPBU Desa Paron, Kecamatan Gampengrejo.
(bdh/bdh)
Berita Terkait