Truk tronton bernopol W 7765 KC yang dikemudikan Arifin (40) warga Pandaan, Pasuruan yang menuju ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya melaju dengan kecepatan sekitar 60 kilometer per jam.
Tiba-tiba truk oleng dan terguling ke kiri. Rupanya, hanger roda bagian kiri patah. "Saya tidak mampu mengendalikan truk dan akhirnya terguling. Sebab Hanger per roda sebelah kiri patah," ujar Sopir truk, Arifin kepada detiksurabaya.com saat di lokasi, Jumat (9/5/2008).
Setelah terguling, muatannya berupa kaleng cat berukuran 16 kilo dan 18 kilo berceceran. Arus lalu lintas dari arah Malang menuju Surabaya mengalami kepadatan hingga pertigaan Japanan, Pasuruan.
Kanit Patroli Polres Sidoarjo, Iptu Ellysabeth mengaku berusaha mengurai kemacetan. Dan pihaknya telah mengalihkan arus lalu lintas.
"Muatan truk ini melebihi tonase. Kita mengalihkan arus lalu lintas dari Malang menuju Surabaya. Kendaraan besar dilewatkan ke pertigaan Japanan, beleok kiri ke arah Mojosari, Krian hingga ke Surabaya," katanya.
Sedangkan, jelas dia, kendaraan kecil alihkan melaui Pos Polisi V6 yang ada di Porong dibelokkan ke kiri menuju ke arah Krembung, Tulangan hingga ke Surabaya. Hingga pukul 09.15 WIB, kaleng cat yang berceceran dievakuasi warga dan dipinggirkan ke bahu jalan. (roi/fat)











































