Kendaraan yang datang dari berbagai kota di Pulau Jawa tersebut antre akan menyeberang ke Bali, untuk menghabiskan libur panjang selama 4 hari. Dari pantauan detiksurabaya.com, antrean kendaraan ini sudah mencapai 3 kilometer lebih baik dari arah utara maupun selatan penyeberangan ASDP Ketapang.
Salah satu warga Sidoarjo, Zaenal mengaku sudah 5 jam antre untuk bisa masuk ke Penyeberangan Ketapang. Dirinya makin stres, lantaran cuaca di Penyeberangan Ketapang makin siang semakin panas.
"Saya sudah 5 jam Mbak, nih aja masih belum masuk penyeberangan. Nyampe jam berapa di Bali, mana anak-anak saya sudah mulai cerewet karena kepanasan di dalam mobil," katanya kepada detiksurabaya.com saat di lokasi.
Antrean kali ini terjadi lantaran libur Maulid Nabi Muhamad SAW dan Paskah bertepatan dengan akhir pekan. Tidak heran, tidak hanya mobil pribadi yang akan menyeberang ke Bali. Ratusan bus pariwisata juga antre masuk ke penyeberangan.
Luberan kendaraan terjadi sampai ke jalan, berbarengan sejumlah truk bermuatan sembako yang juga akan menyeberang ke Bali. Tidak heran, lalu lintas di jalur tersebut berkali-kali mengalami macet.
Ratusan polisi dari Banyuwangi dikerahkan untuk pengamanan dan pengaturan lalu lintas. Kendaraan yang tidak bertujuan ke pelabuhan, langsung dialihkan lewat jalur alternatif lingkar Ketapang.
Bahkan pengamanan di dalam pelabuhan, semakin diperketat terutama para penumpang bus. Sejumlah penumpang bus, sebelum masuk kapal didata dulu di dekat loket tiket.
Akibat terjadi antrean panjang, tidak heran sejumlah kendaraan pribadi yang masuk ke Dermaga Pantai LCM Ketapang, nekad menyeberang dengan menggunakan Kapal LCT. Padahal sepeda motor, mobil, maupun penumpang, dilarang menyeberang dengan menggunakan Kapal LCT.
Petugas kapal di Penyeberangan LCM Ketapang mengaku membiarkan kondisi tersebut dengan alasan untuk mengatasi antrean.
Adanya libur panjang kali ini, pihak ASDP Ketapang mengoperasikan 21 kapal 11 Kapal di Dermaga MB dan Ponton, 10 kapal di Dermaga Pantai LCM.
Belum diketahui secara pasti, kapan antrean bisa teratasi. Sebab semakin siang, antrean yang meluber ke jalan semakin panjang. (fat/fat)










































