Air Bengawan Solo Naik, Warga Lamongan Waspada

Air Bengawan Solo Naik, Warga Lamongan Waspada

- detikNews
Kamis, 06 Mar 2008 15:07 WIB
Lamongan - Luapan Sungai Bengawan Solo di Lamongan diperkirakan akan naik lagi. Hal ini didasarkan pantauan tentang debit di Bengawan Solo dari Bendung Gerak Babat (Babat Barrage).

Sekretaris pelaksana harian Satlak PBA Lamongan, Imam Trisno Edi menuturkan, berdasarkan pantauan dari berbagai titik yang ada, debit air Sungai Bengawan Solo saat ini mulai naik lagi.

"Di beberapa titik pemantauan debit air Sungai Bengawan Solo memang naik lagi," katanya, Kamis (6/3/2008).

Imam Trisno menuturkan, dari pos pantauan Satlak yang ada, ketinggian air di Bengawan Solo saat ini naik lagi. Di Bendung Gerak Babat, ketinggian air saat ini sudah mencapai 5,8 meter. "Sedangkan pantauan kami di Pos Karangnongko naik dari 26,00 menjadi 26,25 peischall," tuturnya.

Sementara hingga saat ini warga 10 desa di Kecamatan Laren yang terendam banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo masih mengungsi di tanggul-tanggul yang hingga kini masih relatif aman untuk ditempati.

Namun warga mulai khawatir, karena debit air Sungai Bengawan Solo mulai naik, diperkirakan banjir akan kembali datang ke desa mereka.

Salah seorang pengungsi warga Desa Centini Kecamatan Laren, Subakir mengatakan jika dirinya sudah 6 hari mengungsi di tanggul dan hidup hanya mengandalkan hutang dari tetangga kanan kiri yang sama-sama mengungsi. "Mau bagaimana lagi mas," ujarnya pasrah.

Saat ini, Subakir bersama warga Desa Centini lainnya mengungsi di tanggul negara yang ada di desanya bersebelahan dengan tenda-tenda hewan ternak yang dipakai pengungsi untuk mengungsikan ternaknya. "Kalau hujan, tenda bocor dan bau hewan ternak itu sangat menyengat," ujarnya.

Penderitaan pengungsi bertambah berta saat malam hari. Pasalnya jika malam hari, listrik di desa mereka padam. "Pemadaman ini sudah sejak banjir berlangsung beberapa hari lalu," terang Aslikan, pengungsi lain asal Desa Keduyung. (fat/fat)
Berita Terkait