Saat dirazia pada saat jam pelajaran, mereka sedang asyik nongkrong di stasiun kereta api. Bahkan, ada beberapa pelajar yang ketahuan menyimpan baju seragamnya di dalam tas.
Wakil Kepala Bagian Bina Mitra Polres Banyuwangi, Iptu Purwandito mengaku razia pelajar ini dilakukan untuk meminimalisir tawuran antar pelajar.
"Kita sengaja melakukan razia ini untuk menhindari tawuran antar pelajar dan terjadi seks bebas. Apalagi kita sudah menemukan 2 kondom yang tersimpan dalam tas mereka," katanya kepada wartawan, Kamis (28/2/2008).
Rupanya, kata dia, saat dilakukan razia, dua pelajar SMK yang asyik berbelanja menolak dibawa ke kantor polisi. Mereka mengaku sudah pulang sekolah dan mampir ke toko lantaran membeli perlengkapan sekolah. Namun polisi tetap menyangkal dan menganggap para pelajar itu hanya beralasan saja.
Pelajar-pelajar itu pun masih diamankan di Polres Banyuwangi. Bahkan salah satu pelajar terdapat satu putri yang tertunduk dan menutupi wajahnya dengan rambutnya.
"Mereka akan kita bina terlebih dahulu dan akan memanggil para orangtua serta guru untuk dikembalikan," tambahnya. (fat/fat)











































