Tower Bunyi Kretek-kretek, Radio RWS Diprotes Warga

Tower Bunyi Kretek-kretek, Radio RWS Diprotes Warga

- detikNews
Jumat, 22 Feb 2008 15:54 WIB
Kediri - Puluhan warga Kota Kediri ramai-ramai mendatangi gedung DPRD Kota Kediri. Mereka melaporkan keberadaan tower pemancar milik Radio Wijangsongko (RWS), yang meresahkan warga karena muncul tanda-tanda akan roboh.

Sayangnya, keluhan dan ketakutan warga dari 3 kelurahan, yaitu Singonegaran, Jamsaren, dan Kecamatan Kota Kediri justru ditanggapi dingin oleh pihak manajemen RWS.

Keresahan warga ini bermula dari munculnya suara-suara dari tower yang oleh warga diartikan sebagai tanda akan robohnya tower pemancar setinggi lebih dari 100 meter tersebut. Kondisi ini semakin menakutkan warga, apabila turun hujan lebat disertai angin kencang.

"Kalau hujan itu muncul suara kretek-kretek gitu lho Mas, siapa yang nggak khawatir coba. Di sekitar tower kan lingkungan padat penduduk," kata Hendro (49), salah satu warga Kelurahan Singonegaran yang ikut melakukan protes, Jumat (22/2/2008).

Warga menambahkan, kekawatiran warga juga semakin bertambah setelah akhir-akhir ini, tidak hanya antena radio milik RWS yang ditancapkan di tower, tetapi juga satu anak radio lain yang merupakan anak perusahaan RWS dan beberapa penguat sinyal dari beberapa provider ponsel.

"Sampeyan lihat sendiri lah disana, sekarang itu pating ndrembel (terpasang banyak sekali) antenanya. Itu ada SK FM, trus ada pemancarnya HP," lanjut Hendro.

Secara terpisah, pihak manajeman RWS yang diwakili direkturnya, Pintero Utomo (61) saat dikonfirmasi masalah ini enggan memberikan penjelasan. "No coment, semua sudah saya serahkan kepada pengacara saya," katanya singkat.

Sementara itu, Ahmad Salis salah satu anggota DPRD Kota Kediri yang menerima protes warga berharap, manajemn RWS dapat menyelesaikan persoalan ini dengan sebaik-baiknya. Salis mencontohkan, moment habisnya izin HO, dan sebelum diperpanjang kembali harus kembali mendapatkan izin warga.

"Kami serahkan sepenuhnya kepada manajemen RWS, dimana mereka bisa menggunakan momen habisnya izin untuk kembali berdiskusi dengan warga," ujar Salis seusai menerima protes dari warga.

Dari pantauan detiksurabaya.com, di lokasi berdirinya tower RWS di Jalan Kilisuci No 42 Kota Kediri, terdapat sekitar 159 kepala keluarga. Selain itu, di tower juga banyak antena lain yang terpasang diatasnya.
(bdh/bdh)
Berita Terkait