Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Situbondo, Yoyok Mulyadi menjelaskan pekerjaan konstruksi yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jawa Timur ini dilakukan secara cepat.
"Minimal tahap awal Rabu besok sudah bisa dilalui kendaraan pribadi," kata Yoyok kepada detiksurabaya.com, Senin (11/2/2008).
Selain itu, untuk menormalkan jalan utama di Situbondo dikerahkan sebanyak dua alat berat untuk mengeruk sisa lumpur yang terseret banjir. Di sepanjang jalan utama di Situbondo masih menumpuk sisa lumpur dan sampah. "Kemarin sebagian dibersihkan, tapi ternyata masih banyak lumpur yang masuk ke rumah warga," jelasnya.
Normalisasi jalur Surabaya-Banyuwangi ini sangat ditunggu, mengingat lalu lintas yang menghubungkan daerah di ujung timur pulau Jawa ini sangat tinggi. Hingga kini, arus lalu lintas dialihkan ke Bodowoso-Situbondo melalui Arak-Arak.
"Jalur itu hanya untuk kendaraan kecil, khusus truk gandeng dan bus harus Jember. Apalagi, jalur Arak-Arak berliku dan rawan longsor," tuturnya.
Bahkan, semalam jalur Arak-Arak tertutup lumpur setebal 20 cm. Selain itu, longsor juga membawa batu dan dua pohon tumbang. Jalur lalu lintas kembali normal setelah lima jam. "Tidak ada korban jiwa, karena saat itu jalur lalu lintas sepi. Dikerahkan 80 personel untuk menyingkirkan lumpur," kata Kapolres Bondowoso AKBP A Trinandi.
Untuk itu, Trinadi mengingatkan para pengemudi agar waspada dan berhati-hati saat melintas di jalan Arak-Arak. Dia juga menyiagakan personil untuk terus memantau jalur alternatif menuju Banyuwangi ini.
(fat/fat)











































