Tagih Janji, Guru Bantu Ngeluruk Pemkab Gresik

Tagih Janji, Guru Bantu Ngeluruk Pemkab Gresik

- detikNews
Kamis, 31 Jan 2008 08:45 WIB
Gresik - Merasa dibohongi Bupati Gresik, Robbach Ma'sum, sekitar 100 guru honorer dan bantu alumni Universitas Negeri Surabaya (Unesa) cabang Gresik program penyetaraan D-2 PGSD akan ngeluruk kantor Pemkab Gresik di Jalan dr Wahidin Sudiro Husodo.

Mereka akan menagih janji Robbach 6 tahun silam, yang akan memprioritaskan mereka sebagai CPNS sebagaimana yang dijanjikannya saat membuka program tersebut pada 27 November 2002.

"Perjanjian itu tertulis hitam di atas putih," ujar Korlap aksi, Isa, kepada detiksurabaya.com, Kamis (31/1/2008).

Dari 7 pasal perjanjian yang ada, kata Isa, pasal 2 dalam perjanjian itu menyebutkan bahwa pihak kedua dalam hal ini Rektor Unesa, Haris Supratno, sepakat mendayagunakan dengan maksimal dari sejumlah lulusan Program Penyetaraan D-2 PGSD dan akan diprioritaskan untuk diangkat sebagai CPNS/Guru SD/MI bila ada formasi/rekrutmen.

Namun hingga sekarang, tambah Isa,janji itu kosong. Tak satupun alumni perguruan tinggi tersebut terjaring tes masuk CPNS yang terakhir diadakan 2 bulan lalu.

"Selain itu kami juga pernah mengadu ke dewan tetapi hasilnya nihil. Pokoknya Kami akan tetap menagih janji Bupati," tandas Isa. (fat/fat)
Berita Terkait