Wanita bertempat tinggal di Jalan Pisang RT IV RW I Desa Suratmajan Kecamatan Maospati Magetan ini ditemukan oleh ibunya, Sri Ratih sekitar pukul 09.00 WIB, Rabu (30/1/2008).
Salah satu tetangga korban Ari mengaku, saat itu ibu korban usai belanja di tetangganya.
"Terdengar suara jeritan minta tolong setelah melihat anaknya tergeletak di depan kamarnya," katanya kepada detiksurabaya.com.
Saat itu, warga langsung membantu menolong korban. Namun sayang, wanita tersebut sudah menghembuskan nafas terakhir. Di tubuh korban, terdapat bau minyak tanah dan rambut, wajah dan tubuhnya sudah terbakar dan menghitam.
Ari mengaku, kematian korban dikarenakan stres atau gangguan jiwa yang sudah dialami sejak lama.
"Dulunya seorang perawat dan bekerja di Puskesmas Magetan. Setelah itu dipindah ke Puskesmas Maospati. Tidak berapa lama kemudian dipensiunkan," tambahnya.
Pensiun itu, jelas Ari, karena korban harus mendapat perawatan di rumah sakit jiwa dan harus menjalani perawatan. Setelah itu diobati dan sembuh.
"Namun akhir-akhir ini, korban sering menjerit dan ngomel sendiri tak karuan. Ibunya tidak bisa berbuat apa-apa lagi, karena anak-anaknya yang lain berada di luar kota," jelasnya.
Sementara itu Kasat Reskrim Polres Magetan, AKP Suhono membenarkan jika korban meninggal mengarah bunuh diri.
"Di lokasi TKP, kita temukan jerigen berisi sisa minyak tanah dan korek api. Selain itu, kondisi kejiwaannya juga terganggu," katanya.
Dia menambahkan, hal ini juga diamini oleh ibu kandung korban yang hanya tinggal berdua. Keluarga sendiri menolak membawa jenazah ke rumah sakit untuk diotopsi. (fat/fat)










































