Truk-truk yang nekat ini harus menerobos genangain air lumpur dengan berjalan berlahan serta beriringan di dalam kumbangan air lumpur. Sedangkan puluhan truk lainnya saat ini lebih memilih memarkir kendaraannya di bahu jalan tol menunggu air surut kembali.
Pantauan detiksurabaya.com, truk gandeng yang terguling di depan pintu keluar Tol Porong saat ini masih berada di posisi semula dengan kondisi kepala terukmasih terendam air.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) masih sibuk melakukan upaya menutup tanggul penahan lumpur yang jebol di Desa Ketapang Keres, Kamis (3/1/2008) pukul 22.00 WIB.
Dari pantauan di bekas jalan tol, nampak 1 bighoe dan beberapa truk yang membawa pasir batu (Sirtu) masih berupaya untuk menutup tanggul agar air lumpur tidak terus meluber ke jalan raya.
(bdh/bdh)











































