Namun penyisiran yang dilakukan tidak lewat sungai. Karena kondisi sungai saat ini ketinggiannya semakin meninggi.
"Kita akan melalui penyisiran melalui darat. Penyisiran ini dilakukan bersama dengan anggota polsek setempat pada malam ini," kata Kapolres Madiun AKBP Andi Hartoyo kepada wartawan, Rabu (26/12/2007).
Penyisiran yang dilakukan pihak kepolisian dari sore hingga malam ini belum menemukan hasil. Saat ini polisi sedang memeriksa salah satu saksi kejadian tersebut yang bernama Edi Hariyanto.
Edi dimintai keterangan oleh pihak kepolisian karena sempat merekam selama 15 menit sebelum jembatan ambrol. "Keterangan Edi saat itu ada 10 sepeda motor dan 50 orang warga," ungkapnya.
Sementara itu Kapolsek AKP Supardi meminta kepada warga yang ada di sekitar sungai untuk waspada karena saat ini air semakin naik dan juga meminta pada warga untuk melaporkan pada pihak kepolisian jika menemukan korban dalam kondisi hidup atau mati. "Masyarakat kita minta waspada kalau-kalau air meluap," harapnya.
Di lokasi sendiri saat ini sudah ada lima orang petugas yang berjaga. Jembatan yang ambrol tersebut menjadi primadona warga terlihat dipenuhi oleh masyarakat sekitar. (fat/fat)










































