Pencarian Korban Tug Boat Terganggu Cuaca Buruk

Tenggelam di Selat Bali

Pencarian Korban Tug Boat Terganggu Cuaca Buruk

- detikNews
Rabu, 26 Des 2007 15:59 WIB
Banyuwangi - Memasuki hari kedua pencarian, Tim SAR TNI AL Banyuwangi masih belum menemukan tanda-tanda 3 korban yang hilang tenggelamnya kapal tug boat TJA 2811 di perairan Selat Bali, Minggu lalu. Namun, tongkang bermuatan 13 ribu metrik ton batu bara yang sempat terseret 70 mil ke Perairan laut jawa tersebut sudah berhasil dievakuasi.   
    
Bahkan saat dilakukan pencarian para korban, Heri, kakak kandung Edy Sulistiyo salah satu korban yang hilang nampak terlihat sangat tegang, Rabu (26/12/2007).
   
Pria 38 tahun asal Kabupaten Magelang itu hanya bisa berdoa dan berharap adiknya Edy Sulistiyo bisa ditemukan baik dalam kondisi hidup atau mati.
   
Sayangnya, upaya pencarian ketiga korban tug boat 2811 di sekitar Selat Bali lagi-lagi mendapat kendala. Angin kencang disertai dengan ombak tinggi, membuat kapal patroli milik TNI AL Banyuwangi tidak bisa maksimal dalam pencarian.
   
Meski belum berhasil ditemukan, namun keluarga korban yang hilang masih belum patah semangat. Sebab, tongkang bermuatan 13 ribu metrik ton batu bara, berhasil ditarik oleh 2 tug boat bantuan ke perairan Bengkak, Wongsorejo, Banyuwangi.
   
Kapal tug boat TJA 2811 yang tenggelam itu ternyata talinya masih terikat pada tongkang Milik PT Rigtender Banjarmasin tersebut

Dengan berhasil ditariknya tongkang ke perairan Bengkak yang kedalamannya hanya 200 meter tersebut, diharapkan tim SAR bisa menyelam untuk mencari ketiga korban.
   
Dari keterangan ABK tug boat yang selamat, seorang korban yang hilang bernama Hasanudin asal makassar sempat melompat ke laut anpa menggunakan jaket pengaman atau pelampung. Sedangkan Edy Sulistio dan Didik Edi diperkirakan masih terjebak di dalam kamar mesin tug boat.  
(bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait