Anak SD di Jember Terancam Virus TB

Anak SD di Jember Terancam Virus TB

- detikNews
Jumat, 14 Des 2007 16:34 WIB
Jember - Tunas-tunas harapan bangsa di masa mendatang, mengalami ancaman kesehatan serius. 11 % dari 150 anak usia Sekolah Dasar (SD), dinyatakan terinfeksi virus Tubercolosis (TB). Fakta ini merupakan hasil penelitian terakhir yang dilakukan pihak Rumah Sakit Paru (RSP)
Jember.

Padahal secara nasional, hanya terdapat 3 % anak SD, yang terinfeksi virus berbahaya itu. Hasil penelitian ini disampaikan Direktur RSP Jember, dr Arya Sidemen, Jum'at (14/12/2007).

Menurut Arya, 11 % anak atau sekitar 14 anak yang terinfeksi itu, 11 orang diantaranya tertular dari lingkungan terdekat, seperti keluarga dekat, orang yang tinggal serumah dan tetangga. "Sementara, 3 anak lainnya tertular dari lingkungan di luar rumah, entah itu di pasar, sekolah atau yang lain," lanjutnya.

Bahkan ada yang lebih memprihatinkan, setelah dilakukan penelitian lebih lanjut, rumah anak-anak yang terinfeksi TB tergolong rumah yang tidak sehat. Selain ventilasi udaranya kurang lantai rumah mereka juga masih lembab. Bahkan lantai beberapa rumah penderita TB itu, masih belum diplester.

Arya menerangkan, beberapa pasien anak-anak yang ditangani di rumah sakitnya juga telah dalam kondisi parah sehingga memerlukan perawatan khusus. Sementara, berdasarkan laporan yang diterimanya beberapa puskesmas juga telah menerima sejumlah pasien anak-anak yang terserang penyakit ini.

Arya menyebutkan, penelitian tadi dilakukan dengan mengambil sampel di Kecamatan Kaliwates, Sumbersari dan Patrang. Sehingga, Arya memprediksi, kondisi di luar kota lebih parah dibandingkan hasil penelitian ini.

Untuk menanggulangi masalah tadi, Arya berharap, Dinas Pedidikan Jember mengambil langkah taktis. Selain mengoptimalkan kembali Unit Kesehatan Sekolah (UKS), mereka juga harus memberikan penyuluhan kepada orang tua siswa, untuk mengubah pola hidupnya.
(bdh/bdh)
Berita Terkait