Rampas Motor Pemudik, Dua Pemuda Dihajar Massa
Rabu, 17 Okt 2007 03:41 WIB
Mojokerto - Dua pemuda asal Desa Semanding, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, babak belur dihajar massa, setelah berupaya merampas motor pemudik asal Blitar, di jalan raya Trowulan. Selain babak belur, motor yang dipakai kedua pelaku juga dibakar massa. Menurut salah seorang saksi, Suparto, sekitar pukul 11.00 (Selasa, 16/10/2007) dua pemudik dengan seorang anak, melaju dari arah Jombang ke arah Surabaya. Di jalan raya Trowulan, tepatnya di Desa Watesumpak, tiba-tiba dua pemudik tersebut berhenti untuk beristirahat. "Tak lama kemudian terdengar teriakan minta tolong, lalu warga datang beramai-ramai ke arah teriakan tersebut," kata Suparto. Saat itu, kedua pelaku berupaya kabur, tapi dihadang warga. Tanpa basa-basi, warga lalu memukuli kedua pelaku, yaitu Didik (21) dan Udiyanto (23), warga Desa Semanding, kecamatan Trowulan. Warga juga membakar motor pelaku. Karena terbakar habis, tidak diketahui persis nomor polisi sepeda motor jenis Honda Astrea Star tersebut. Setelah kedua pelaku babak belur dan motor habis dibakar, sejumlah petugas kepolisian sektor Trowulan, datang ke lokasi. Kedua pelaku sempat diperiksa di Unit Gawat Darurat RSUD Dr Wahidin Sudirohusodo, sebelum dibawa ke kantor Polres setempat. Sementara kedua korban, Hadi (35) dan Mei Yuhana (32), dibawa ke RSI Sakinah. Mei Yuhana terluka parah di bagian tangan terkena sabetan pedang. Kedua korban merupakan warga perumahan Pondok Wage Indah Blok H/12, Kecamatan Waru, kabupaten Sidoarjo. Kedua korban saat itu sedang kembali dari rumah orangtuanya, di Desa/Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar. Hingga pukul 01.00 WIB (Rabu, 17/10/2007), kedua korban masih dirawat di RSI Sakinah. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sebilah pedang. Sementara motor pelaku yang habis terbakar, ditahan di kantor Polres Mojokerto. Hingga saat ini Kepala Satreskrim Polres Mojokerto AKP Kusworo Wibowo, belum bisa dimintai keterangan perihal kasus tersebut.
(bdh/bdh)











































