Baju Muslim Ala Timur Tengah Laris Manis
Minggu, 30 Sep 2007 08:44 WIB
Pasuruan - Selama bulan Ramadan, pedagang baju muslim ghamis atau baju koko ala Timur Tengah di Pasuruan ketiban berkah. Minat masyarakat cukup tinggi, lantaran baju ghamis dikenal praktis untuk beribadah.Baju ghamis memiliki model memanjang serupa baju terusan dan biasanya banyak dikenakan warga keturunan Arab. Baju ghamis model Maroko, Arab Saudi maupun Pakistan dijual Rp 75 ribu hingga Rp 200 ribu. Mahalnya harga tersebut tergantung model dan banyaknya hiasan bordirannya.Peningkatan pesanan baju ghamis itu terlihat di rumah Haji Muhammad Safi'i salah seorang penjahit busana muslim di Desa Kalirejo Kecamatan Bangil Pasuruan.Dalam kondisi normal, jumlah pesanan hanya berkisar 100 kodi perminggu. Namun selama ramadan ini pesanan meningkat mencapai 10 kali lipatnya. Menurut H Muhamad Safi'i ide untuk memasarkan baju ghamis ini berawal ketika dirinya umroh ke Tanah Suci Mekkah."Dengan mengenakan baju ghamis umat muslim akan lebih praktis untuk menjalankan salat," kata H Muhammad Safi'i kepada wartawan, Minggu (30/9/2007).Meningkatnya pesanan baju ghamis akhir-akhir ini, terutama saat bulan ramadan tidak merepotkan H Muhammad Safi'i. Karena dia sudah memiliki puluhan karyawan dan proses pembuatannya sudah didukung peralatan modern.Teknik untuk membuat draf bordir sudah menggunakan komputer. Sedangkan mesin bordir mampu menyelesaikan pesanan cukup cepat dalam waktu singkat.
(gik/gik)











































