Brimob Sisir Daerah Rawan Macet dan Kejahatan

Brimob Sisir Daerah Rawan Macet dan Kejahatan

- detikNews
Selasa, 25 Sep 2007 12:28 WIB
Madiun - Pasukan Brimob sebanyak 1 SSK akan diterjunkan ke Madiun. Pasukan ini nantinya ditempatkan di sejumlah titik kemacetan dan tindak kejahatan mulai 8 Oktober 2007 mendatang.Pasukan ini berasal dari Detasemen Kompi C Polda Jatim, yang bermarkas di Jalan Yos Sudarso, Kota Madiun. Setiap unit yang beranggotakan 9 personil Brimob ini akan menyisir daerah perbatasan serta mencegah kemungkinan adanya anggota jaringan terorisme yang pulang kampung atau misi pelarian. Penyisiran tim Kompi C itu akan berkoordinasi dengan Satuan Lantas (Satlantas) dan Satuan Reserse Kriminalitas (Satreskrim) di masing-masing Polres. Termasuk juga teknis penempatan, daerah rawan kemacetan maupun kejahatan mana saja yang akan diawasi pasukan tersebut. "Setiap Polres, akan dibantu unit ini yang beranggotakan 9 personil. Masalah teknisnya, kewenangan pimpinan tertinggi masing-masing Polres," ujar Kepala Bagian Operasional, AKBP Abusan Mustari Selasa (25/9/2007) di kantornya Jalan Pahlawan, Kota Madiun. Menurutnya, pasukan itu, akan bertugas dan mulai diperketat pada H-5 hingga H+5. Daerah rawan yang menjadi target pensisiran pasukan kompi C selama 24 jam itu, yakni Mantingan-Ngawi (perbatasan Jatim-Jateng) hingga menyisir ke kawasan hutan jati sampai perbatasan kota Ngawi. "Perlu juga diwaspadai jalur rawan kejahatan Ngawi-Caruban, Madiun dan Saradan, Madiun-Nganjuk. Sebab, daerah kawasan hutan jati ini pernah dijadikan tempat kejahatan pembajakkan kendaraan maupun aksi kawanan bajing loncat," ungkapnya. Sedangkan daerah barat seperti Magetan, imbuh dia, mungkin akan dikonsentrasikan di jalur Maospati- Plaosan-Sarangan dan jalur selatan yaitu Madiun-Ponorogo, Ponorogo-Wonogori, Ponorogo-Trenggalek dan Ponorogo-Pacitan. "Pasukan ini, tidak segan-segan untuk menembaknya. Itu bila pelaku kejahatan tersebut, melawan dan mengacam keselamatan petugas maupun korban kejahatan," tandas Abusan. (mar/mar)
Berita Terkait