Mengintip Pilkada Bojonegoro (4)
Mar-Ci Pilih Jalur Independen?
Jumat, 07 Sep 2007 11:40 WIB
Bojonegoro - Terus maju, pantang mundur! Pepatah itu mungkin cocok bagi Marsanto, mantan Direktur Utama (Dirut) Perhutani. Karena setelah gagal mendapat rekomendasi dari DPP PDIP, dikabarkan Marsanto akan menjajaki peluang pendaftaran bakal calon bupati Bojonegoro melalui jalur calon independen.Beredar kabar bahwa Marsanto akan menggandeng Cicik Mursyidah, Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro asal PKB. Sejak awal, pasangan Marsanto-Cicik (Mar-Ci) mulaimenggalang dukungan dengan cara mereka. Marsanto sering mengisi berbagai seminar sebagai narasumber. Dia juga rajin mendatangi kegiatan pemilihan kepala desa (Pilkades) maupun pengajian-pengajian.Sementara, Cicik juga melakukan hal serupa. Bahkan Mar-Ci mulai mendekati Kaukus Perempuan Nahdlatul Ulama (KPNU) Bojonegoro, yang bervisi terhadap keterwakilan perempuan dalam Pilkada.Marsanto sendiri tidak secara langsung membantah isu itu. "Wah, kabar dari mana itu? Bisa aja sampeyan ini," kelakarnya pada detiksurabaya.com melaluitelepon, Jumat (7/9/2007).Marsanto mengaku, beberapa hari terakhir ini belum bertemu lagi dengan Cicik. "Saya tidak ada pertemuan. Nanti kita ketemu ngobrol-ngobrol-lah soal itu," janjinya sambil bernada yang mengesankan keakraban.Sedangkan Cicik Mursyidah menanggapi isu pasangan Mar-Ci dengan datar. "Isapan jempol apa lagi ini? Buat apa menanggapinya serius!," ujar Cicik yang juga KetuaFatayat NU Bojonegoro.Walau terkesan dingin, namun Cicik keceplosan bicara bahwa dirinya memang berharap segera ada peraturan pengganti undang-undang (Perpu) atas UU no.32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. "Kasihan bunda ya, lagi nunggu Perpu lho," katanya.Perpu dimaksud, menurut Cicik Mursyidah, akan memuat revisi atas UU no.32 tahun 2004 yang mengacu pada keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang calonperseorangan.
(gik/gik)











































