Danpuslatpur Marinir Dicopot
Rabu, 30 Mei 2007 17:52 WIB
Jakarta - Pasca terjadinya tragedi berdarah di Alas Tlogo Pasuruan, Komandan Pusat Latihan Tempur (Danpuslatpur) Marinir Mayor Husni Sukarwo langsung dicopot jabatannya dan digantikan oleh Mayor Ludi Prasetyo.Komandan Korps Marinir Mayjend Safzen Noerdin mengatakan pergantian tersebut untuk menetralisir penyelidikan."Pergantian ini bertujuan agar penyelidikan netral dan tidak mengganggu proses pemeriksaan," katanya kepada wartawan saat menggelar jumpa pers di Markas Komandan Pasukan Marinir Jalan Opak Surabaya, Rabu (30/5/2007).Safzen menolak jika pergantian komandan tersebut justru menunjukkan kesalahan dari pihak Marinir."Tidak, apapun tanggung jawab komandan di lapangan supaya betul-betul pemeriksaan ini tetap netral," tambahnya.Saat ditanya tentang penembakan yang dilakukan oleh warga, kata Noerdin, pihaknya mengaku tidak mengetahui. "Nggak Jelas. Anggota patroli tidak merasa menjadi pelaku penembakan. Mereka justru menghindar dari masyarakat," jelasnya.Ia mengakui pasukannya yang berjumlah 13 orang yang dipimpin Letnan Dua Marinir Budi Santoso memakai peluru tajam bukan peluru hampa.Saat ini, kata dia, dari 13 pasukannya sebanyak 5 peronel mengalami luka-luka. Mereka adalah Kopda Warsin, Kopda Helmi, Serka Abdurrahman, Praka Suyatno dan Praka Sariman. Dari 13 anggota itu, 10 personel membawa senjata laras panjang, 2 orang membawa pisau. Sedangkan Letda Marinir Budi Santoso tidak membawa apa-apa.
(fat/mar)











































