Melirik Brem 'Garuda' Raksasa Asal Madiun

Melirik Brem 'Garuda' Raksasa Asal Madiun

- detikNews
Rabu, 23 Mei 2007 19:01 WIB
Madiun - Brem, adalah makanan ringan yang terbuat dari sari tape putih yang mempunyai rasa manis dan kecut. Itulah makanan khas tradisonal dari Madiun, yang banyak diminati oleh masyarakat dalam maupun mancanegara. Terbukti, setiap wisatawan local maupun domestic mau menyempatkan diri untuk membeli oleh-oleh jajanan mau kecut itu. Untuk pengembangan produk brem, pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Madiun yang bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Pemprov Jawa Timur, Rabu 23 - Minggu 27 Mei 2007 mengadakan ekspo brem burung 'Garuda Raksasa' di ajang Majapahit Travel Fair (MTF) di Plaza Tunjungan Surabaya. "Ekspo brem 'Garuda Raksasa' di MTF untuk memecahkan rekor MURI," terang Basito, Kepala Diperindag Kabupaten Madiun kepada detiksurabaya, Rabu (23/5/2007). Dikatakan dia, brem perlu dikemas dan ditampilkan unik pada dunia luar agar semakin dikenal dan diminati oleh umum. "Rencananya, Ekspo MTF selain diikuti peserta se-Jatim sendiri, juga diikuti peserta manca negara. Jadi kesempatan yang baik, tentu untuk mempromosikan brem Madiun," ujarnya. Brem 'Garuda Raksasa' yang yang menelan dana sekitar Rp 15 juta, proses pembuatannya cukup rumit. Ukuran garuda yang diinginkan 2x2 M2, dengan ketebalan 20 cm dan berat 500 Kg. Sedangkan bahan yang dibutuhkan mencapai 1 ton beras ketan putih dan 10 Kg ragi tape. Proses pembuatannya, melibatkan 12 orang dari pengusaha home industri brem dan 3 orang sebagi pemahat pembentukan burung 'Garuda Raksasa'. "Proses pembuatannya brem hingga wujud garuda, membutuhkan waktu 11 hari. Adonan hingga menjadi brem dilakukan di Madiun, sedangkan proses pemahatan ke bentuk garuda dilakukan di Surabaya. Saat ini, masih dalam proses dan masih berada di Dinpar Jatim," ungkap Basito. (gik/gik)
Berita Terkait