Bantahan Pemkot Malang Soal Warganya Disebut Terpapar Omicron

Muhammad Aminudin - detikNews
Senin, 17 Jan 2022 14:54 WIB
Omicron Variant on test tube - New Variant of Covid 19
Foto: Getty Images/iStockphoto/DMEPhotography
Malang -

Dinas Kesehatan (Dinkes) memastikan tak satupun warga Kota Malang terpapar virus COVID-19 varian Omicron. Hal ini berbeda dengan catatan Dinas Kesehatan Jawa Timur bahwa ada satu kasus Omicron di Kota Malang.

Kadinkes Kota Malang dr Husnul Muarif menuturkan, awalnya ada sepasang suami istri mendapat tugas pindah kerja dari Trenggalek ke Malang, pada 1 Januari 2022.

Sang istri belakangan adalah L (30), pasien Omicron warga Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

"Karena pindah tugas dari Trenggalek ke Malang. Mereka harus menjalani swab PCR. Tes dilakukan pada 3 Januari 2022. Hasilnya, suami positif COVID-19, sementara istrinya negatif," ujar Husnul berbincang dengan detikcom melalui sambungan telpon, Senin (17/1/2022).

Mendapati dirinya positif COVID-19 hasil tes swab PCR, suami dari L memutuskan isolasi mandiri di rumah orang tuanya Jalan Borobudur, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

"Namun tidak melapor ke RT atau RW bahwa sedang isoman. Identitasnya kemudian terlacak kami dari NAR (new all record) pada 5 Januari 2022, dan tim survellen puskesmas setempat kemudian melacak dan menghubungi yang bersangkutan," beber Husnul.

"Pada saat itu, istri dan anaknya diminta tinggal di rumah orang tuanya di Banjararum, Singosari," sambung Husnul.

5 Hari berikutnya atau pada 10 Januari 2022, lanjut Husnul, istri atau L kembali melakukan cek ulang swab PCR. Saat itu, ditemukan hasilnya positif COVID-19 dan melakukan isolasi mandiri di rumah orang tuanya di Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Simak video 'Paparan Menkes Budi soal Kondisi Pasien Terinfeksi Omicron':

[Gambas:Video 20detik]