Asrama Haji Surabaya Siapkan 300 Kamar Antisipasi Puncak Omicron

Esti Widiyana - detikNews
Rabu, 12 Jan 2022 18:17 WIB
Asrama haji sukolilo surabaya
Asrama Haji Surabaya (Foto file: Esti Widiyana/detikcom)
Surabaya - Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan memperkirakan puncak Omicron terjadi awal Februari 2022. Tempat isolasi pasien COVID-19 di Asrama Haji Sukolilo Surabaya sudah disiapkan. Bahkan persiapan itu dipantau Satgas COVID-19 Jatim.

Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Sugianto mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan ratusan ruang dan puluhan petugas. Persiapan dilakukan untuk mengantisipasi puncak kasus Omicron.

"Kami setiap saat selalu dipantau Satgas COVID-19 Kodam, bahwa ada beberapa evaluasi harus begini dan begitu. Asrama haji sudah didesain seperti karantina betul untuk Omicron," kata Sugi saat dihubungi detikcom, Rabu (12/1/2022).

Sugianto menyebut ada lebih dari 300 ruangan yang disiapkan di Asrama Haji. Meski begitu beberapa ruangan juga yang perlu diperbaiki agar layak ditempati.

"Kemarin kami lapor terakhir dengan Pangdam 325. Tapi kami menyiapkan beberapa kamar diperbaiki dulu, sehingga laporan kami 300 kamar," ujarnya.

"Petugasnya kami dari Asrama Haji dengan kemampuan petugas kita 74 orang sudah cukup. Sudah siap," tambahnya.

Pihaknya juga akan memberi sekat untuk PMI/TKI yang karantina. Nantinya akan dibedakan blok area antara negara satu dengan lainnya.

"Nanti ada penerbangan dari Malaysia tidak boleh berkumpul dengan Singapura dan seterusnya. Sekarang lagi disekat untuk blok Singapura, Malaysia dan lainnya dalam rangka antisipasi. Agar negara A dan lainnya tidak berkumpul," jelasnya.

Saat ini, per 12 Januari 2022 hanya ada 1 orang yang isolasi di Asrama Haji. "Pagi tadi ada 1 pasien COVID-19 isolasi di Asrama Haji," pungkasnya. (fat/fat)