Dampak Banjir di Jember, 30 KK Masih Terisolasi

Yakub Mulyono - detikNews
Senin, 10 Jan 2022 10:15 WIB
Sekitar 30 KK di RW 13 Perumahan Bumi Mangli Indah (BMI) Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates masih terisolasi akibat banjir yang terjadi Minggu (9/1). Mereka sulit keluar rumah karena kondisi jalan utama rusak parah.
Lokasi terdampak banjir di Jember/Foto: Yakub Mulyono
Jember - Sekitar 30 KK di RW 13 Perumahan Bumi Mangli Indah (BMI) Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates masih terisolasi akibat banjir yang terjadi Minggu (9/1). Mereka sulit keluar rumah karena kondisi jalan utama rusak parah.

Jalan rusak karena tergerus banjir yang arusnya cukup kuat. Menyebabkan jalan paving ambles sedalam kurang lebih 2 meter. Sejumlah warga juga membutuhkan pakaian dalam, keperluan memasak dan kebutuhan bayi.

"Baniir kemarin sore itu menyebabkan jalanan rusak," kata salah seorang warga, Susanto saat dikonfirmasi, Senin (10/1/2022).

Warga juga sangat membutuhkan air bersih. Sebab banjir telah membuat pipa PDAM terputus.

banjir di jemberBanjir di Jember/ Foto: Tangkapan layar

"Karena saluran air bersih PDAM masih putus, katanya dalam proses perbaikan. Kita juga butuh air bersih untuk membersihkan rumah," sambung Susanto.

"Kondisi saat ini masih ada 30 KK terisolasi karena jalanan rusak. Kendaraan motor atau mobil tidak bisa keluar. Kita kesulitan untuk mencari kebutuhan untuk bersihkan rumah," ujarnya.

Warga lainnya, Ivo mengatakan, banjir membuat dirinya kesulitan untuk memasak makanan. Utamanya memasak air untuk kebutuhan susu anak.

"Kalau makanan berat sarapan ada dari dapur mandiri warga dibantu relawan. Tapi kita kesulitan masak air untuk membuat susu anak. Gasnya tidak bisa dihidupkan, dan kompor rusak terendam air banjir kemarin," kata Ivo.

Selain kebutuhan untuk memasak, lanjutnya, juga dibutuhkan pakaian dalam kering bagi warga. "Karena semua pakaian basah dan kotor kena banjir, kita butuh dalaman (pakaian dalam) layak dan kering," tambahnya.

Terkait upaya pembersihan pascabencana banjir, terpantau masih terus dilakukan petugas dan relawan. Upaya pembersihan yang paling utama dilakukan adalah membersihkan rumah dari lumpur yang masuk di permukiman warga.

"Kita masih membantu warga untuk membersihkan rumah dari dampak banjir. Terutama lumpur banjir, juga upaya pemenuhan makanan untuk para korban banjir," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember, Penta Satria.

Simak Video 'Detik detik Banjir Seret Mobil di Jember':

[Gambas:Video 20detik]



(sun/bdh)