Bibir Bengawan Solo di Lamongan Sliding, Rumah Warga Terancam Ambruk

Eko Sudjarwo - detikNews
Minggu, 09 Jan 2022 12:59 WIB
bibir bengawan solo di lamongan sliding
Bibir Bengawan Solo di Lamongan sliding ancam rumah warga ambruk (Foto: Eko Sudjarwo)
Lamongan - Hujan lebat kurang lebih 2 Jam membuat bibir Bengawan Solo di Lamongan sliding dan ambles. Peristiwa ini membuat sebuah bangunan sekolah dan rumah warga terancam ambruk.

Bibir Bengawan Solo yang mengalami sliding sepanjang lebih kurang 50 meter dengan kedalaman 4 meter itu ada di Desa Keduyung, Laren.

"Selain karena hujan, longsor ini disebabkan air Bengawan Solo surut, sehingga tanah labil dan longsor," kata salah seorang warga Kasiaji kepada wartawan, Minggu (9/1/2021).

Kasiaji menuturkan longsor juga kerap terjadi jika air Bengawan Solo naik dengan arus yang deras maka tanah akan tergerus ikut air. Akibat kejadian ini, satu rumah serta gedung sekolah terancam ambruk. Sebelumnya bibir Bengawan ini memang sudah sliding tapi tidak sebesar ini.

bibir bengawan solo di lamongan slidingFoto: Eko Sudjarwo

"Longsor terjadi jika air Sungai Bengawan Solo naik dengan arus yang deras, tanah akan tergerus ikut air," terang Kasiaji.

Kasiaji bersama warga lainnya berharap agar pemerintah melakukan upaya penanganan serius sehingga longsor tidak semakin meluas. Warga yang terdampak juga meminta pemerintah untuk bisa merelokasi warga ke tempat yang lebih aman.

Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Lamongan Muhammad Muslimin membenarkan kejadian ini. Pemerintah, kata Muslimin, telah melakukan upaya penanganan longsor dengan pemasangan bronjong di tepi bantaran Bengawan Solo.

"Kondisi konstruksi tanah yang labil membuat longsor semakin meluas ke titik lainnya," jelas Muslimin.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Lamongan, lanjut Muslimin, juga telah melakukan assesment di lokasi kejadian. Selain itu, BPBD Lamongan bersama unsur kecamatan juga terus berkoordinasi untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya. "Kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan selanjutnya," imbuh Muslimin.

Muslimin mengungkapkan di sepanjang Bengawan Solo yang melintas di Lamongan terdapat setidaknya 5 titik bibir Bengawan yang longsor. Ke lima titik ini, papar Muslimin, semuanya di wilayah Kecamatan Laren dimana di Desa Keduyung terdapat 3 titik, di Desa Bulutigo 1 titik, dan Desa Laren 1 titik.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," pungkas Muslimin. (iwd/iwd)