Melihat Budidaya Lobster di Banyuwangi, Sekali Panen Bisa 2-3 Kuintal

Ardian Fanani - detikNews
Sabtu, 08 Jan 2022 20:25 WIB
lobster banyuwangi
Bupati Ipuk meninjau budi daya lobster di Pantai Grand Watu Dodol (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi - Perairan laut Banyuwangi telah dikenal sebagai salah satu penghasil lobster kualitas ekspor. Bahkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tertarik mendirikan lobster center di Banyuwangi.

Salah satu lokasi budidaya lobster di Banyuwangi terdapat di pantai Grand Watu Dodol (GWD) Banyuwangi. Di sini terdapat Unit Percontohan Budidaya lobster, Badan Riset dan SDM Kelautan dan Perikanan, Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Bangsring KKP.

Di tempat ini mahasiswa, dan akademisi dari berbagai kampus di Indonesia bersama kelompok nelayan setempat, Pesona Bahari melakukan penelitian dan pengembangan budidaya lobster.

"Di sini salah satu yang kami kembangkan adalah metode resirkulasi," kata M. Chusnan Ma'arif, mahasiswa semester 3 Magister Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro yang tengah melakukan penelitian di sana, Sabtu (8/1/2022).

Dalam metode ini berbagai jenis benih lobster (benur) berukuran 0,4 hingga 0,6 gram yang sudah memiliki pigmen warna ditempatkan di bak-bak sirkulasi untuk dibudidaya.

"Metode ini sesuai Permen KP Nomor 17 Tahun 2021, tentang segmentasi usaha budidaya lobster di Indonesia," kata mahasiswa penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan tersebut.

Pria yang akrab disapa Arif tersebut mengatakan, satu bak air tersebut bisa diisi 36 benih lobster. Namun satu lobster dan lainnya harus dipisah menggunakan pipa karena sifat kanibalismenya. Di unit tersebut terdapat sekitar 24 bak yang berisi air laut. "Selama masa budidaya harus terus dikontrol suhunya, saninitasnya, disolved oxygen, dan lainnya," jelas Arif.

Untuk benih lobster, menurut Arif, banyak didapat dari tangkapan nelayan di perairan Banyuwangi. Benih lobster tersebut berada di bak-bak resirkulasi selama 4 hingga 5 bulan untuk mencapai target penambahan ukuran menjadi 5-10 gram.

"Setelah dari bak resirkulasi tersebut, lobster-lobster tersebut dipindah ke keramba-keramba lobster dan di budidaya di dasar laut," jelas Arief.