Walkot Eri Minta Maaf Surabaya Kebanjiran: Sepuntene, Terus Kita Benahi

Esti Widiyana - detikNews
Jumat, 07 Jan 2022 19:58 WIB
eri cahyadi cek banjir di surabaya
Eri mengecek banjir di Jalan Dharmawangsa (Foto: Esti Widiyana)
Surabaya - Hujan deras sekitar 2 jam membuat sejumlah kawasan di Surabaya banjir. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi langsung mengecek titik banjir, salah satunya di Jalan Dharmawangsa.

Eri melihat sejumlah saluran dan berkomunikasi dengan jajarannya. Eri memberi arahan jajarannya lewat HT dan ponselnya. Saat mengecek banjir, Eri mengenakan kemeja putih. Kaki Eri juga terendam selutut saat nyemplung ke genangan.

"Itu yang dari perempatan Kertajaya tolong dialihkan dulu, sini enggak bisa jalan, ayo cepat," kata Eri saat menginstruksikan jajarannya, Jumat (7/1/2022).

Sejumlah warga tampak menyemangatinya. "Ayo Pak, insyaAllah bisa," teriak warga.

eri cahyadi cek banjir di surabayaEri Cahyadi mengecek titik banjir di Surabaya (Foto: Esti Widiyana)

Eri pun membalas dengan ucapan maaf atas banjir yang terjadi. "Sepuntene (mohon maaf). Ini terus kita benahi," ujar Eri kepada warga.

Mantan Kepala Bappeko Surabaya ini juga berjalan kaki di Jalan Dharmawangsa. Bersama kepolisian dan jajarannya, Eri berupaya mengurai kemacetan.

Eri juga mengerahkan dua mobil pemadam kebakaran berukuran besar untuk menyedot air di berbagai saluran. "Mandek kene, sedoten iki (berhenti sini, sedot di sini)," intruksinya.

"Semua rumah pompanya ya. Juga itu salurannya malam ini juga benahi," pungkas Eri.

Hujan deras disertai angin mengguyur Surabaya sekitar 2 jam. Sejumlah jalan protokol banjir dan mengakibatkan kemacetan. Sejumlah jalan yang terpantau terdampak banjir antara lain Darmawangsa, Ngaglik Tambaksari, Mayjen Sungkono, Basuki Rahmat, Embong Wungu dan Ketintang.

Pantauan dari Surabaya Intelligent Transport System, salah satu titik yang terparah terdampak banjir yakni di Jalan Basuki Rahmat, Tegalsari. Tampak air memenuhi jalan protokol tersebut.

Pemandangan serupa juga tampak di Jalan Ngaglik Tambaksari dan Ketintang. Sedangkan di kawasan Darmawangsa Utara dan Manyar. Air bahkan meluber hingga merendam trotoar. (iwd/iwd)