Jenazah TKI Asal Lumajang yang Tenggelam di Malaysia Dimakamkan

Suparno - detikNews
Rabu, 05 Jan 2022 18:20 WIB
Jenazah Sri Windari tiba di rumah duka dan  disambut tangis keluarga. Jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKI yang menjadi korban kapal tenggelam di Malaysia itu, lalu dimakamkan.
Jenazah Sri Windari dimakamkan/Foto: Suparno
Lumajang - Jenazah Sri Windari tiba di rumah duka dan disambut tangis keluarga. Jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKI yang menjadi korban kapal tenggelam di Malaysia itu, lalu dimakamkan.

Jenazah Sri tiba di rumah duka sekitar pukul 13.50 WIB. Ketika jenazah dikeluarkan dari mobil ambulans RS Bhayangkara Polda Jatim, keluarga almarhumah menyambut dengan isak tangis.

Hartatik (61), ibu almarhumah, menangis histeris sambil memanggil nama Sri. Ia terjatuh lalu dibopong oleh keluarga almarhumah lainnya.

Dua anak almarhumah, Reva (16) dan Ivo (12) juga menangis sambil memeluk peti jenazah. Mereka juga terus memanggil sang ibu.

Selanjutnya, jenazah Sri disalatkan di Musala Al Hikmah. Selesai disalatkan, jenazah Sri dimakamkan di TPU Desa Kali Botol Kidul, Kecamatan Jatiroto, Lumajang.

Satgas Penanganan PMI Mabes Polri Kombes Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, pihaknya menjalankan misi kemanusiaan. Pihaknya mengantarkan jenazah Sri dari Bandara Juanda ke rumah duka.

"Hari ini kita dari Satgas Penanganan PMI Mabes Polri bersama instansi terkait lainnya, melakukan misi kemanusiaan. Di mana membantu proses pemulangan jenazah dari almarhumah Ibu Sri Windari di tempat tinggalnya yang ada di Lumajang," kata Kusumo di rumah duka, Rabu (5/1/2021).

Kombes Kusumo yang juga Kapolresta Sidoarjo menambahkan, dengan meninggalnya PMI asal Lumajang ini, semua petinggi Polri ikut bela sungkawa sedalam-dalamnya.

"Sekali lagi kami menyampaikan ucapan duka cita dari pimpinan tertinggi kami dari Bapak Kapolri dan Bapak Kapolda Jatim, tentunya, harapannya almarhumah khusnul khotimah diterima di sisi Allah SWT. Polisi akan selalu hadir di saat masyarakat membutuhkan," pungkas Kusumo. (sun/bdh)