Wali Kota Eri Dorong UMKM Surabaya Urus Nomor Induk Berusaha

Esti Widiyana - detikNews
Rabu, 05 Jan 2022 16:00 WIB
Wali Kota Eri Dorong UMKM Surabaya Urus Nomor Induk Berusaha
Foto: Istimewa (Dok Pemkot Surabaya)
Surabaya - Wali Kota Eri Cahyadi terus mendorong semua UMKM di Surabaya mengantongi izin usaha melalui Nomor Induk Berusaha (NIB). Eri juga meminta minta lurah dan camat membantu UMKM mengurus NIB.

"Saya sudah mewajibkan camat dan lurah untuk mengetahui berapa jumlah UMKM di wilayahnya masing-masing. Berapa yang sudah memiliki NIB dan berapa yang masih belum memiliki NIB. Saya juga minta pengurusan NIB itu harus cepat dan dipermudah," kata Eri, Rabu (5/1/2022).

Menurutnya, NIB ini penting untuk mendeteksi keberadaan UMKM se-Surabaya. "Misalnya UMKM yang bergerak di bidang kue berapa, yang bergerak di bidang jahit berapa, sepatu berapa dan sebagainya. Ini fungsinya nanti berhubungan dengan intervensi atau bantuan yang akan diberikan oleh Pemkot Surabaya kepada UMKM itu," ujarnya.

Eri menjelaskan keuntungan UMKM yang memiliki NIB, salah satunya mendapat kepastian dan perlindungan dalam berusaha di lokasi yang telah ditetapkan, pendampingan pengembangan usaha, kemudahan dalam akses pembiayaan ke lembaga keuangan bank dan non-bank dan mendapat kemudahan dalam pemberdayaan dari pemerintah, baik pemerintah daerah atau lembaga lainnya.

Dia terus mendorong supaya UMKM itu memiliki NIB semuanya. Pada Desember 2021 lalu, Disperindag Surabaya sudah jemput bola ke kecamatan untuk sosialisasi dan mendampingi UMKM mengurus NIB.

"Kita (Disperindag) bersinergi dengan pihak kecamatan dan teman-teman DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) menggelar road show di 31 kecamatan se Surabaya. Kita mulai awal Desember hingga akhir Desember," kata Kepala Bidang Pemasaran Dinas Perdagangan Kota Surabaya, Farida Fitrianing Arum di ruang kerjanya.

Menurut Farida, dalam sehari pihaknya bisa melakukan sosialisasi sekaligus pendampingan di 3-4 lokasi. Rata-rata setiap lokasi atau setiap kecamatan menghadirkan sekitar 50 pelaku UMKM, bahkan ada yang sampai 100 UMKM.

"Kalau kita hitung setiap kecamatan 50 UMKM, berarti di bulan Desember saja total ada 1.550 UMKM yang sudah kita bantu menguruskan izin usahanya atau NIB-nya. Karena setiap sosialisasi itu, kita juga langsung dampingi mengurus NIB-nya hingga selesai, dan prosesnya kita permudah dan cepat," jelasnya.

Sementara Camat Pakal, Tranggono memastikan sudah sejak lama membantu UMKM mengurus NIB. Bantuan itu semakin gencar ketika Dinas Perdagangan melakukan road ke kecamatan-kecamatan, termasuk di Kecamatan Pakal.

"Apalagi Pak Wali sudah meminta kita untuk membantu UMKM mengurus NIBnya juga di kontrak kinerja, jadi kami terus bergerak masif ke bawah," kata Tranggono.

Hingga saat ini, pihaknya terus melakukan pendataan dan pendampingan bagi UMKM yang belum memiliki NIB. "Bagi UMKM yang belum memiliki NIB, pihaknya langsung membantu menguruskannya. Kita langsung bantu yang belum memiliki NIB, prosesnya cepat dan mudah," pungkasnya. (fat/fat)