Kembangkan Big Data Jatim, Wagub Emil: OPD Jangan Jalan Sendiri-sendiri

Faiq Azmi - detikNews
Senin, 03 Jan 2022 21:26 WIB
big data pemprov jatim
Wagub Emil (Foto: Faiq Azmi)
Surabaya - Pemprov Jatim menggelar rapat persiapan Big Data Tahun 2022. Rapat ini dipimpin langsung oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Wagub Emil Dardak serta Plh Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono.

Di hadapan seluruh kepala dinas yang hadir, Wagub Emil memaparkan pentingnya melakukan digitalisasi dan konsolidasi data di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jatim. Emil mendorong Aplikasi buatan OPD tidak berjalan sendiri-sendiri

"Berdasarkan data DisKominfo Jatim ada sekitar 337 aplikasi layanan publik yang diolah oleh OPD. Konsolidasi data ini akan berdampak pada penggambaran kondisi masyarakat dari berbagai aplikasi seperti apa saja yang dibutuhkan masyarakat dan bagaimana proses layanan publik," kata Emil di Gedung Negara Grahadi, Senin (3/1/2022).

Mantan Bupati Trenggalek ini mencontohkan masalah-masalah yang dapat diatasi dari pengelolaan data yang baik dan terintegrasi.

"Kami menyebutnya satu data (SATA), data ini jadi satu kebijakan sehingga tidak terkotak-kotak lagi seperti contoh data penerima bansos kita bisa cek kondisinya di pertanian jangan-jangan kondisinya pra-sejahtera tidak mendapatkan pupuk subsidi atau di pendidikan mereka ada di sekolah swasta yang belum mendapatkan SPP gratis semua ini bisa dicek ketika data ini terpadu," bebernya.

Suami Arumi Bachsin ini mengungkapkan bahwa pada tahun 2020 Pemprov Jatim telah menggunakan Big data berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK).

"Jadi data dari Dinsos, Dishub, Dinas UMKM dan Dinas Kependudukan ini kami satukan ke dalam satu basis data sehingga by name by address. Data ini tidak tumpang tindih sehingga mempermudah kita melihat masyarakat mana saja yang belum tersentuh bantuan agar bantuan bisa tepat sasaran tersebar luas," jelasnya.

Emil juga mengajak insan yang ada di Pemprov Jatim untuk ikut memaksimalkan data yang dimiliki untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Kita butuh banyak sekali kreativitas insan-insan yang ada di Pemprov Jatim untuk memanfaatkan data ini, ingat pesan Ibu Gubernur Big data ini yang penting adalah manfaatnya bukan sekedar keren-kerenan saja," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Jatim Hudiyono menjelaskan bahwa hingga saat ini proses pengumpulan data dari OPD terus berlangsung.

"Ada 9 OPD yang sudah sangat baik datanya, data yang terkumpul jika dilihat dari volume dan varian datanya cukup berbeda-beda, harapannya ke depan kita akan tingkatkan sinergi antar data dan OPD nya," pungkasnya. (iwd/iwd)