Potret Kejahatan di Mojokerto 2021, Kekerasan Seksual Masih Jadi Momok

Enggran Eko Budianto - detikNews
Jumat, 31 Des 2021 12:29 WIB
Potret Kejahatan di Mojokerto 2021, Kekerasan Seksual Masih Jadi Momok
Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto - Kriminalitas di Mojokerto meningkat sepanjang 2021. Kejahatan seksual terhadap anak masih menjadi momok di Bumi Majapahit.

Berdasarkan data yang dirilis Satreskrim Polres Mojokerto, kejahatan tahun ini mencapai 415 kasus. Naik 71 kasus atau 20,6 persen dibandingkan tahun 2020 di angka 344 kasus.

Kriminalitas sepanjang 2021 meliputi 55 kasus penganiayaan, 150 kejahatan jalanan, 134 penipuan, 8 pidana ekonomi, 2 korupsi, 10 kejahatan lingkungan, 2 pidana karantina kesehatan, serta 33 kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Sedangkan kriminalitas tahun lalu terdiri dari 24 kasus penganiayaan, 112 kejahatan jalanan, 101 penipuan, 6 pidana ekonomi, 1 korupsi, 11 kejahatan lingkungan, serta 36 kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Meski begitu, tingkat pengungkapan kejahatan yang dilakukan Satreskrim Polres Mojokerto tahun ini naik 25,4 persen dibandingkan 2020. Tahun lalu penyelesaian kasus 72,4 persen atau 249 kasus, sedangkan 2021 mencapai 97 persen atau 403 kasus.

"Kejahatan paling banyak penipuan, pencurian dengan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor, serta pencurian biasa dan penganiayaan," kata Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar kepada wartawan, Jumat (31/12/2021).

Salah satu kejahatan yang masih menjadi momok bagi para orang tua di Mojokerto yaitu kekerasan seksual terhadap anak. Dari 33 kasus kekerasan perempuan dan anak yang ditangani polisi tahun ini, 15 di antaranya pencabulan dan pemerkosaan terhadap anak-anak.

Sedangkan 16 kasus adalah kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta 2 kasus perdagangan perempuan. Para tersangka yang sudah diproses hukum terdiri dari 28 usia dewasa dan 3 anak-anak.