Penyebab Meninggalnya Siswa SD di Jombang Usai Vaksinasi Jadi Teka-Teki

Enggran Eko Budianto - detikNews
Kamis, 30 Des 2021 21:57 WIB
Muhammad Bayu Setiawan (12) meninggal dunia kurang dari 24 jam setelah disuntik vaksin COVID-19 jenis Pfizer dosis pertama. Siswa kelas SD di Jombang ini sempat menunda vaksinasi karena belum lama dikhitan
Muhammad Bayu Setiawan (Foto: Enggran Eko Budianto)
Jombang - Komnas KIPI menyimpulkan Muhammad Bayu Setiawan (12) meninggal dunia bukan akibat vaksinasi. Sayangnya, penyebab kematian Bayu setelah divaksin Pfizer dosis pertama itu masih menjadi teka-teki.

"Kesimpulan dari Komnas KIPI tadi (meninggalnya Bayu) tidak ada keterkaitan dengan vaksinasi. Dari diskusi tadi audit Komnas KIPI belum bisa menyimpulkan dari mana penyebab meninggalnya. Karena sepertinya sudah meninggal dalam perjalanan," kata Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Jombang Haryo Purwono kepada wartawan, Kamis (30/12/2021).

Haryo menjelaskan audit bersama Komnas KIPI tidak sampai membahas apa penyebab meninggalnya Bayu yang sesungguhnya. "Karena data secara medis kan tidak bisa lengkap karena sudah meninggal. Karena meninggalnya dalam perjalanan," terangnya.

Siswa kelas 6 SDN Gedangan, Mojowarno, Jombang itu, lanjut Haryo, meninggal dunia dalam perjalanan ke Puskesmas Mayangan, Kecamatan Jogoroto. Jenazah Bayu tidak sempat diperiksa oleh petugas medis di puskesmas tersebut.

"Kemarin itu langsung orang tuanya ingin ya sudah dibawa pulang karena sudah meninggal," tandasnya.

Di lain sisi, orang tua Bayu sudah mengikhlaskan kematian putranya. Mereka juga menolak autopsi terhadap jenazah bocah berusia 12 tahun tersebut. Bayu merupakan anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Kaswan (50) dan Miyatin (48).

Bayu sedianya mengikuti vaksinasi Covid-19 di sekolahnya pada Kamis (23/12). Namun, siswa kelas 6 SDN Gedangan itu baru bisa mengikuti vaksinasi di Puskesmas Mojowarno pada Senin (27/12) sekitar pukul 09.00 WIB. Karena bocah asal Dusun Bendungrejo, Desa/Kecamatan Jogoroto, Jombang itu usai dikhitan pada Minggu (19/12).

Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang menyatakan Bayu sudah melalui pemeriksaan kesehatan (screening) sesuai aturan sebelum divaksin. Saat itu, Bayu dinyatakan normal dan memenuhi syarat untuk divaksin. Korban diberi vaksin Pfizer dosis pertama karena usia bocah yang lahir 1 September 2009 itu sudah 12 tahun.

Bayu lantas menderita demam dan muntah-muntah pada Senin (27/12) tengah malam. Ia dibawa orang tuanya ke Puskesmas Mayangan, Kecamatan Jogoroto pada Selasa (28/12) sekitar pukul 05.00 WIB. Sampai di puskesmas, petugas medis menyatakan bocah berusia 12 tahun itu sudah meninggal dunia. (iwd/iwd)