Gus Muhdlor Dorong Percepatan Pencairan Bantuan Sosial Warga Sidoarjo

Suparno - detikNews
Senin, 27 Des 2021 19:08 WIB
gus muhdlor
Gus Muhdlor menyerahkan bansos kepada salah satu warga (Foto: Suparno)
Sidoarjo - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali mendorong agar ada percepatan pencairan bantuan sosial seperti bantuan pangan nontunai (BPNT). Yang kali ini diberikan dalam bentuk uang tunai supaya membuka peluang perekonomian bisa berjalan.

"Beberapa hari lagi pergantian tahun, dan beberapa bulan BPNT tidak cair jadi kemungkinannya dirapel menjadi satu. Jadi kalau diberikan beras tidak efektif, sehingga dibuka peluang berupa tunai supaya perekonomian jalan," katanya di sela penyaluran BPNT di Kantor Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Senin (27/12/2021).

Gus Muhdlor mengatakan diharapkan kepada bank BNI dan juga beberapa agen Dinsos, PKH supaya secepatnya melakukan percepatan ini agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat.

"Bantuan Ini akan diarahkan pemberian tunai. Camat dikumpulkan untuk selesaikan tugas baik benar tuntaskan baik efeknya baik. Dan kepada warga agar bersabar karena jumlahnya banyak dirapel selama beberapa bulan," jelas Muhdlor.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Ditjen Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Kemensos Robben Rico mengatakan mekanisme pemberian diberikan dalam bentuk tunai karena untuk menggerakkan perekonomian masyarakat.

"Semuanya diharapkan disalurkan tunai supaya bermanfaat untuk ekonomi warga," Robben.

Di Surabaya, Menteri Sosial Tri Rismaharini menyaksikan pencairan bantuan sosial berupa Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Kartu Sembako, di Kota Surabaya.

Mensos terus mendorong agar bansos segera cair mengingat bulan Desember segera berakhir. Mensos memulai kunjungannya dengan mengecek pencairan bantuan di Kantor Kecamatan Tambaksari, dan Kantor Kelurahan Pakis, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya.

Mensos mengecek data penerima bantuan. Kebanyakan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) selain menerima PKH dan BPNT/Kartu Sembako.

"Ayo dicairkan semua ya. Yang lanjut usia kasih kesempatan dulu," kata Mensos di hadapan petugas. (iwd/iwd)