Penumpang di Terminal Bungurasih Meningkat Tiga Kali Lipat Saat Nataru

Penumpang di Terminal Bungurasih Meningkat Tiga Kali Lipat Saat Nataru

Hilda Meilisa - detikNews
Minggu, 26 Des 2021 17:03 WIB
terminal bungurasih
Jumlah penumpang di Terminal Bungurasih selama Nataru meningkat (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)
Surabaya - Jumlah penumpang bus di Terminal Purabaya (Bungurasih) mengalami lonjakan saat momentum Nataru. Dalam sehari, penumpang bisa mencapai 9.000 orang.

"Untuk kenaikan penumpang itu baru terasa kelihatan di hari ini. Jadi sebelum ini normal pandemi bisa 2.000 sampai 3.000 penumpang, kemarin bisa 9.000 penumpang," kata Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Transportasi Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Ridho Nur Wahab di Terminal Purabaya Bungurasih, Sidoarjo, Minggu (26/12/2021).

Kendati ada peningkatan, Ridho mengatakan kenaikannya belum signifikan. Dia mengatakan sebelum Pandemi COVID-19, penumpang di Terminal Purabaya bisa mencapai 28 ribu orang.

"Untuk busnya normal kita 600 sampai 700, ketersediaan bus ini bagus cuma penumpang yang memang belum naik signifikan. Mungkin ada imbauan, ada syarat antigen dan vaksin, membuat masyarakat tidak ingin melakukan perjalanan," imbuhnya.

Sementara untuk tujuan penumpang, Ridho menyebut masih banyak yang ke daerah Barat dan Timur Jatim. Sedangkan untuk bus Antarkota Antarprovinsi, Ridho mengatakan banyak masyarakat yang pergi ke Semarang hingga Jogja.

"Tidak ada kekurangan bus. Masih cukup jumlah seatnya. Tujuannya kebanyakan ke barat, Ponorogo, Madiun, Solo, kemudian ke timur Banyuwangi, Jember. Kalau AKP kebanyakan arah barat, Semarang, Jogja, Solo," ungkapnya.

Sedangkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Ridho menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak. Jika dibutuhkan, pihak PO bus bisa menurunkan armada bus pariwisata

"Kita selalu siap dengan adanya lonjakan itu. Kami punya komunitas, bisa kita handle melalui telepon, PO-PO siap bus cadangan, bus pariwisata diluncurkan. Tapi insyaallah pengalaman selama pandemi COVID-19 ini masih cukup," pungkasnya. (hil/iwd)