Dinkes Banyuwangi Akan Tertibkan Swab Antigen Tak Berizin Sekitar Ketapang

Ardian Fanani - detikNews
Minggu, 26 Des 2021 00:04 WIB
Dinkes Banyuwangi bakal melakukan penertiban layanan swab antigen tak berizin, di sekitar Pelabuhan Ketapang. Berdasarkan regulasi yang ada, mereka semestinya beroperasi di lokasi induk klinik atau laboratorium sesuai izin yang diberikan.
Layanan swab antigen sekitar Pelabuhan Ketapang/Foto: Ardian Fanani/detikcom
Banyuwangi - Dinkes Banyuwangi bakal melakukan penertiban layanan swab antigen tak berizin, di sekitar Pelabuhan Ketapang. Berdasarkan regulasi yang ada, mereka semestinya beroperasi di lokasi induk klinik atau laboratorium sesuai izin yang diberikan.

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 114 Tahun 2010, laboratorium atau klinik memang tidak diperkenankan membuat pos pembantu. Sementara layanan rapid tes antigen di sekitar Pelabuhan Ketapang, ternyata izin operasinya berada di Surabaya, Bali dan kota di luar Banyuwangi.

Sehingga, meskipun ada beberapa klinik atau laboratorium yang mengajukan rekomendasi ke Dinas Kesehatan Banyuwangi untuk membuka semacam pos pembantu di sekitar Pelabuhan Ketapang, tidak dapat diproses.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat mengatakan, saat ini banyak jasa layanan rapid tes antigen di sekitar Pelabuhan Ketapang. "Ada cukup banyak, ini sedang kita identifikasi juga karena ada yang kadang nampak, kadang tidak nampak, ada yang musiman juga, pada saat penumpang rame seperti saat ini," jelasnya kepada wartawan, Sabtu (25/12/2021).

Keberadaan layanan swab antigen ini, menurutnya, sebenarnya untuk membantu pelayanan antigen bagi calon pengguna jasa Pelabuhan Ketapang. Namun, berdasarkan regulasi yang ada, mereka semestinya beroperasi di lokasi induk klinik atau laboratorium sesuai izin yang diberikan.

"Izin di induk ini yang dibawa ke sini. Sebenarnya dia ini sah izin di induknya. Yang di sini kita harapkan juga mengajukan izin. Jadi bukan tidak berizin sama sekali," terangnya.

Dinas Kesehatan, tambah Amir, akan mengumpulkan semua pemberi layanan swab antigen di sekitar Pelabuhan Ketapang. Baik itu yang berizin maupun yang tidak berizin.

Ada dua hal penting yang akan disampaikan pada para pemberi layanan swab antigen tersebut. Pertama, terkait izin. Untuk yang sudah berizin, kata Amir, akan dibina supaya protapnya sesuai dengan standar.

"Yang tidak berizin kita sampaikan prosedur yang harus dilalui, mengajukan izin mengajukan rekomendasi dan seterusnya," tegasnya.

Mengenai perizinan ini, lanjutnya, masih dalam proses pembahasan untuk mencari opsi diskresi, apa yang bisa dilakukan untuk itu. Terkait hal ini, menurutnya, Dinas Kesehatan berencana mengajukan surat pada Kementerian Kesehatan.