Pengunjung Kebun Binatang Surabaya Capai 3.000 Orang di Hari Natal

Esti Widiyana - detikNews
Sabtu, 25 Des 2021 23:35 WIB
Pengunjung Kebun Binatang Surabaya (KBS) hanya mencapai 3.000 orang di Hari Natal. Sebab siang tadi, Surabaya sempat diguyur hujan.
Pengunjung di Kebun Binatang Surabaya (KBS)/Foto: Esti Widiyana/detikcom
Surabaya - Pengunjung Kebun Binatang Surabaya (KBS) hanya mencapai 3.000 orang di Hari Natal. Sebab siang tadi, Surabaya sempat diguyur hujan.

"Pengunjung di KBS hari ini ada sekitar 3.000 orang," kata Humas KBS, Agus Supangkat, Sabtu (25/12/2021).

Jumlah pengunjung tak sebanyak saat weekend biasanya. Pasalnya, pada siang hari Kota Pahlawan diguyur hujan. Namun pengunjung banyak yang sudah datang di pagi harinya.

Wahana dan program yang bisa dinikmati pengunjung sangat beragam. Mulai dari Wahana Tunggang Onta, Wahana Aquarium, Animal Edutainment, Kid Zoo, dan dan Wisata Air. Untuk wahana kolam renang anak masih belum dapat dinikmati pengunjung, karena dapat memicu kerumunan.

"Pengunjung tetap bisa menikmati koleksi satwa yang beragam sebanyak 215 jenis satwa, yang terdiri dari 2.159 satwa, baik berasal dari dalam ataupun luar negeri," ujarnya.

Selama Nataru, untuk mencegah kerumunan dan mempermudah akses masuk, KBS membuka 3 pintu masuk. Yaitu pintu utama, pintu masuk pos 12 (area parkir) dan pintu masuk selatan (dekat Terminal Intermoda Joyoboyo).

Demikian juga untuk akses keluar, bagi pengunjung pengguna kendaraan pribadi dapat melalui pintu keluar utama dan pintu keluar area parkir. Sedangkan untuk pengunjung yang parkir di TIJ dapat keluar melalui pintu keluar selatan.

Agar pengunjung tetap ingat untuk melaksanakan protokol kesehatan dan tidak terjadi kerumunan, KBS selalu menyiapkan 80 personel tim satgas mandiri. Nantinya akan berpatroli dan ditempatkan di titik-titik yang rawan terjadi kerumunan.

"Bagi masyarakat yang ingin berkunjung ke KBS, pastikan dalam kondisi sehat, jangan membawa barang bawaan berlebihan, tidak boleh membawa tikar, jangan lupa membawa perlengkapan saat hujan (payung/jas hujan) dan apabila diperlukan bisa membawa obat-obatan ringan," pungkasnya. (sun/bdh)