Hore... Bromo Tidak Ditutup Selama Libur Nataru

M Rofiq - detikNews
Rabu, 22 Des 2021 18:07 WIB
bromo
Bukit pasir di Bromo (Foto: M Rofiq)
Probolinggo - Wisata Gunung Bromo tetap dibuka selama libur Natal dan tahun baru. Tetapi ada pembatasan kuota pengunjung dan pengetatan prokes.

Kuota pengunjung dibatasi 25 persen. Wisata Bromo sendiri dibuka dari 4 pintu masuk dari 4 kabupaten yakni Lumajang, Malang, Pasuruan dan Kabupaten Probolinggo.

"Wisata Gunung Bromo tetap dibuka saat libur natal dan tahun baru dengan pembatasan pengunjung hanya 25 persen, Bagi wisatawan yang hendak berkunjung bisa melakukan pemesanan tiket melalui online," ujar Kepala Seksi Wilayah I TNBTS Sarmin saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (22/12/2021).

Pemilik mengantarkan pengunjung berkuda di Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Minggu (13/6/2021). Para pemilik kuda tersebut menawarkan jasanya kepada wisatawan yang ingin menuju puncak Gunung Bromo menggunakan kuda dengan tarif Rp50 ribu sampai Rp150 ribu. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/foc.Foto: ANTARA FOTO/Umarul Faruq

Sarmin menjelaskan pembatasan 25 persen tersebut rinciannya adalah di Bukit Cinta 31 orang, Bukit Kedaluh 107 orang, Pananjakan 222 orang, Mentigen 55 orang, dan Padang Savana Teletubbies 319 orang.

Sarmin mengimbau agar pengunjung menaati aturan yang ada dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Langkah ini dilakukan untuk menghindari membludaknya pengunjung dan mencegah kerumunan.

"Selama libur Natal dan sampai tahun baru, kami akan menambah personel untuk memantau serta memastikan pengunjung menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Selain petugas TNBTS nantinya juga ada petugas bantuan dari TNI dan Polri" jelas Sarmin.

Founder Juragan Bromo, Soni Wahyu, menyambut senang atas dibukanya wisata Gunung Bromo saat Natal dan tahun baru. Dibukanya Bromo berarti menguntungkan para pelaku usaha wisata.

"Dibukanya wisata Gunung Bromo saat libur Nataru disambut senang oleh warga dan para pelaku usaha wisata. Kami berharap jangan ada pembatasan dan diberi pelonggaran di saat liburan, dan jangan dibatasi perjalanan bagi wisatawan yang hendak ke Gunung Bromo. Sehingga, kami sebagai pelaku wisata kembali bisa mengais rezeki di saat momen libur Nataru," kata Soni. (iwd/iwd)