Tak Terdampak Erupsi Semeru, Wisata Bromo Masih Buka

Muhammad Aminudin - detikNews
Jumat, 10 Des 2021 07:55 WIB
Pemilik mengantarkan pengunjung berkuda di Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Minggu (13/6/2021). Para pemilik kuda tersebut menawarkan jasanya kepada wisatawan yang ingin menuju puncak Gunung Bromo menggunakan kuda dengan tarif Rp50 ribu sampai Rp150 ribu. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/foc.
Foto: ANTARA FOTO/Umarul Faruq
Malang - Dampak erupsi Gunung Semeru tak sampai menjangkau kawasan Gunung Bromo. Akses untuk wisatawan Bromo tetap berjalan normal.

"Kawasan Gunung Bromo tak terdampak erupsi Gunung Semeru. Sehingga tetap buka sampai hari ini," kata Kasubbag Bagian Data, Evaluasi Pelaporan, dan Humas BB-TNBTS Sarif Hidayat kepada detikcom, Jumat (10/12/2021).

Sarif mengaku banyak wisatawan datang ke Gunung Bromo saat erupsi terjadi. Pihaknya mencatat, data kunjungan wisatawan mulai 4 Desember sampai 6 Desember 2021 mencapai 1.642 orang.

"Jumlah kunjungan wisatawan mulai Tanggal 4 sampai 6 Desember 2021 sebanyak 1.642 orang," tuturnya.

Menurut Sarif, ribuan wisatawan yang tercatat berwisata ke Gunung Bromo saat itu mayoritas wisatawan lokal. Mereka masuk ke obyek wisata Gunung Bromo melalui tiga pintu.

"Yakni dari Kabupaten Malang, Pasuruan, dan Probolinggo. Mayoritas wisatawan lokal yang berkunjung ke Bromo," tutur Sarif.

Obyek wisata Gunung Bromo mulai dibuka kembali pada 5 November 2021 lalu. Sejak ada penurunan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 sejak 2 November 2021 lalu.

Wisatawan yang datang diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan ketat dan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi. Selain bisa mendaftarkan diri dan pembayaran secara online di website resmi TNBTS www.bookingbromo.bromotenggersemeru.org.

Simak Video 'Dusun Korban Erupsi Semeru Kini Jadi Objek Wisata Dadakan':

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)