Satu Lukisan di Spektakuler ArtOs Kembang Langit Banyuwangi Laku Rp 2,4 M

Ardian Fanani - detikNews
Senin, 20 Des 2021 22:29 WIB
artos kembang langit banyuwangi
Lukisan Pasar Bunga yang laku Rp 2,4 miliar (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi - Lukisan Pasar Bunga karya Awiki memecahkan rekor penjualan di pameran lukisan spektakuler ArtOs Kembang Langit di Banyuwangi. Lukisan yang dipajang di lantai bawah pameran itu, laku Rp 2,4 miliar. Pembelinya, adalah seorang kolektor dari luar negeri.

Penyematan pita merah tanda terjualnya lukisan Pasar Bunga karya Awiki ini dilakukan oekg Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, di Gedung Djuang 45 Banyuwangi, Senin malam (20/12/2021). Bupati Ipuk mengapresiasi terjualnya lukisan berukuran 300 X 140 cm itu.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengucapkan selamat kepada Awiki. "Beliau adalah pelukis hebat asal Banyuwangi yang kini tinggal di Bali. Mudah-mudahan lukisan ini bisa dinikmati pencinta seni mancanegara," ujarnya kepada detikcom, Selasa (21/12/2021).

Ipuk menambahkan, dirinya atas nama Pemkab Banyuwangi mengapresiasi pameran seni ArtOs Kembang Langit yang digeber untuk memperingati Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-250 tersebut. Dia juga menyatakan siap mendukung kegiatan seni-budaya di Banyuwangi.

"Kami bersyukur dipertemukan dengan teman-teman yang mempunyai kecintaan dengan dunia seni. Sehingga ini menjadi warna bagi Banyuwangi, tidak hanya pariwisata, tetapi kesenian dan budayanya juga terus tumbuh," kata dia.

Ketua Panitia ArtOs Kembang Langit Imam Maskun mengatakan, penjualan lukisan karya Awiki ini memberikan semangat perupa dan pekerja seni Banyuwangi untuk kembali menggeser kegiatan ajang yang sama di tahun depan.

"Apalagi, momen pembukaan ArtOs Kembang Langit pada 10 Desember telah ditetapkan sebagai Hari Seni Rupa Banyuwangi," katanya.

Sekadar diketahui, sejumlah tokoh menghadiri pameran ArtOs Kembang Langit beberapa waktu lalu. Mereka antara lain, kolektor-pengamat lukisan Melani W. Setiawan dan OHD menghadiri pameran ArtOs Kembang Langit. Termasuk tokoh pers Agus Sudibyo, seniman Sujiwo Tejo, dan sastrawan Nirwan Dewanto. Mereka tidak bisa menahan rasa kagumnya terhadap pameran yang dikuratori Agus T. Dermawan tersebut. (iwd/iwd)