'Artos Kembang Langit' Digelar di Banyuwangi, 150 Pelukis Unjuk Gigi

Ardian Fanani - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 00:19 WIB
pameran lukisan di banyuwangi
ArtOs Kembang Langit bakal digelar 10-18 Desember 2021 (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Pameran lukisan spektakuler ArtOs Kembang Langit bakal digelar di Banyuwangi. Sebanyak 150 lukisan dari pelukis ternama bakal dipamerkan di Aula Gedung Juang 45, Banyuwangi.

Kurator lukisan mengaku kewalahan dengan memilih lukisan terbaik yang akan dipamerkan dalam acara yang memperingati Hari Jadi ke-250 Banyuwangi (Harjaba) itu.

Pameran Lukisan 'ArtOs Kembang Langit' digelar 10-18 Desember 2021. Pameran yang akan menampilkan 150 karya seni itu dijadwalkan akan dibuka oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara virtual.

Sejumlah tokoh dan seniman juga dijadwalkan hadir dalam pembukaan pameran di antaranya, Menteri Perekonomian Airlangga Hartanto, Sukardi Rinakit (Staf Khusus Presiden Joko Widodo), Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (KOMINFO) Usman Kansong, budayawan Sujiwo Tejo, dr. Oei Hong Djien (OHD), dan masih banyak lainnya.

Salah satu kurator lukisan terkemuka di tanah air, yakni Agus Dermawan T mengatakan karya-karya para pelukis Banyuwangi tidak kalah dengan pelukis dari daerah lain. Tak ayal, dirinya pun sangat kesulitan melakukan kurasi karya-karya lukis yang akan dipamerkan pada event ArtOs Kembang Langit mendatang.

"Ada 200 foto lukisan yang dikirimkan ke saya. Saya harus menyeleksi. Ini sangat berat karena semuanya bagus-bagus," akunya dalam konferensi pers virtual lewat aplikasi Zoom Meeting dan ditayangkan live via Youtube, Selasa (7/12/2021).

Dikatakan Agus, di antara 200-an lukisan yang masuk, akhirnya terseleksi sebanyak 150 karya. "Ini sesuai dengan permintaan panitia dengan mempertimbangkan kapasitas tempat pameran," tuturnya.

Sementara itu, kolektor ternama asal Magelang, Jawa Tengah (Jateng), yakni dr. Oei Hong Djien mengaku sangat terkesan dengan semangat para perupa, terutama sang pemrakarsa ArtOs Kembang Langit, yakni Imam Maskun.

"Saya begitu terkesan. Saya akan hadir. Event ini harus kita dukung. Sudah waktunya ada pemerataan seni rupa di Indonesia," ujar pria yang juga merupakan pendiri dan kurator OHD Museum ini.

Sementara itu Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan Pemkab Banyuwangi memberikan wadah bagi seniman lukis di Banyuwangi untuk berkembang dan berkarya.