3 Poin Pengamanan Nataru di Jatim

3 Poin Pengamanan Nataru di Jatim

Ardian Fanani - detikNews
Senin, 20 Des 2021 00:01 WIB
Polda Jatim menyiapkan skema pengamanan perayaaan Nataru. Bersama Forkopimda Jatim, Polda akan mencegah kerumunan dan potensi penularan COVID-19 termasuk varian Omicron.
Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta/Foto: Ardian Fanani/detikcom
Banyuwangi - Polda Jatim menyiapkan skema pengamanan perayaan Nataru. Bersama Forkopimda Jatim, Polda akan mencegah kerumunan dan potensi penularan COVID-19 termasuk varian Omicron.

"Kami memohon kepada masyarakat untuk sedianya tetap di rumah saja, mengingat varian baru Omicron sudah masuk Indonesia. Penting bagi kita untuk waspada," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta saat kunjungan ke Banyuwangi, Minggu (19/12/2021).

Nico menyampaikan, Forkopimda Jawa Timur telah menggelar rapat koordinasi terkait pengamanan Nataru. "Ada tiga poin fokus pengamanan selama libur Nataru. Pertama, kesiapan pengamanan gereja. Kedua kesiapan pengamanan tahun baru. Ketiga kesiapan penanganan COVID-19," ungkapnya.

Untuk pengamanan gereja, pihaknya tengah menyusun SOP dalam rangka pengamanan ibadah Natal. "Kemudian ada pengamanan internal untuk pemeriksaan. Juga pembatasan jumlah undangan," ungkapnya.

Terkait pengamanan Tahun Baru 2022, pihaknya akan melaksanakan amanat Inmendagri Nomor 66 Tahun 2021, Surat Edaran Kementerian Agama Nomor 32 Tahun 2021, serta arahan dari Presiden Jokowi terkait penanganan COVID-19.

"Jadi Satgas COVID-19 mulai tingkat desa/kelurahan hingga Kabupaten/Kota akan memperketat pelaksanaan prokes 5M. Kemudian meningkatkan treatment, tracing dan testing. Termasuk juga kita mempercepat vaksinasi dosis kedua dan lansia," imbuhnya.

Nico menambahkan, pihaknya juga akan membuat posko pengamanan di sejumlah titik perbatasan. Salah satunya ialah di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.

"Semua yang masuk keluar akan kita periksa secara ketat. Di antaranya harus sudah vaksin dosis kedua, kemudian juga harus melampirkan bukti rapid tes antigen bebas COVID-19. Bagi yang belum vaksin, akan kita vaksin di tempat," terangnya.

Sementara Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu mengatakan, pihaknya siap menjalankan 3 skema yang akan digelar oleh Polda Jatim. Apalagi, Banyuwangi sebagai pintu gerbang Bali menjadi poin penting pengamanan pada masa pergantian tahun.

"Tentu akan kita sukseskan skema yang akan digelar di Jatim. Pergerakan akan kita lakukan menjelang Natal dan Tahun Baru. Semoga tidak ada halangan," tambahnya.

Pihaknya meminta kepada masyarakat agar mematuhi aturan pemerintah. Ini dilakukan agar masyarakat terhindar dari COVID-19. "Kita waspada Omicron. Semoga tidak sampai ke Banyuwangi," pungkasnya. (sun/bdh)