Putri Tercinta Nikah dengan yang Tak Direstui, Pria Ini Coba Bunuh Diri

M Rofiq - detikNews
Minggu, 19 Des 2021 19:46 WIB
Aksi pria mencoba bunuh diri dengan memanjat tower kembali terjadi di Probolinggo. Kali ini, percobaan bunuh diri dilakukan pria berinisial A (43) di Kecamatan Maron.
Tempat seorang pria mencoba bunuh diri dengan memanjat tower/Foto: M Rofiq/detikcom
Probolinggo - Aksi pria mencoba bunuh diri dengan memanjat tower kembali terjadi di Probolinggo. Kali ini, percobaan bunuh diri dilakukan pria berinisial A (43) di Kecamatan Maron.

Dalam informasi yang dihimpun detikcom, A nekat mencoba mengakhiri hidupnya. Itu lantaran sang putri hendak menikah dengan pria yang tidak disetujuinya.

Aksi nekat A pertama kali diketahui S (17), yang merupakan keponakan A. S mengetahui aksi A sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, dia melihat pamannya memanjat ke atas tower.

S langsung memberi tahu keluarga dan kerabatnya. Keluarga pun langsung melapor ke Polsek Maron untuk menggagalkan rencana bunuh diri A. Sejumlah warga dan pengendara yang melintas juga berkerumun melihat aksi ini.

Proses evakuasi dan membujuk A membutuhkan waktu 2 jam 30 menit, oleh petugas Polsek Maron. Evakuasi dilakukan dengan tali pengaman untuk membawa korban dari atas tower. Setelah turun, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Maron, untuk mendapat perawatan medis dan pemulihan jiwa.

"Ada informasi ada pria naik ke atas tower pemancar sinyal, untuk bunuh diri. Setelah datang ke lokasi, korban sudah di atas tower. Bujuk rayu dan panggilan keluarga tidak membuat korban turun. Guna mengantisipasi korban meloncat, polisi dan petugas lainnya langsung mengambil tindakan naik ke atas untuk melakukan evakuasi, dan korban berhasil diturunkan," ujar salah seorang warga, Hadi Pranoto (40), Minggu (19/12/2021).

Kapolsek Maron AKP Sumiran membenarkan aksi percobaan bunuh diri ini. Dia menyebut, butuh waktu lumayan lama untuk mengevakuasi korban dengan alat seadanya.

Tak hanya itu, petugas juga ekstra hati-hati karena takut korban meloncat. Akhirnya, dengan bujuk dan rayuan, korban mau dibawa turun.

"Korban nekat akan melakukan bunuh diri dengan memanjat ke atas tower, karena melihat putri tercintanya nekat menikahi pria yang tidak disetujuinya, korban langsung pergi ke atas tower. Beruntung ada keluarga melihat, langsung melapor ke keluarga dan Mapolsek Maron. Alhamdulillah berhasil menyelamatkan korban yang hendak mengakhiri hidupnya. Setelah dirawat kondisi korban dinyatakan sehat, langsung dipulangkan," papar AKP Samiran.

Dalam catatan detikcom, dalam empat hari terakhir ada dua kasus percobaan bunuh diri di Probolinggo. Keduanya nekat melakukan aksinya dengan memanjat tower.

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental. (sun/bdh)