Prasasti Kamulan, Tetenger Trenggalek Itu Kini Telah Kembali ke Rumahnya

Adhar Muttaqien - detikNews
Sabtu, 18 Des 2021 08:05 WIB
prasasti kamulan
Prasasti Kamulan diboyong dari Tulungagung ke Trenggalek (Foto: Adhar Muttaqien)
Trenggalek - Pemkab Trenggalek dan Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur memboyong Prasasti Kamulan. Prasasti itu diboyong dari Museum Daerah Tulungagung menuju tempatnya baru di lingkungan Pendapa Manggala Praja Nugraha.

Kordinator BPCB Jatim wilayah Tulungagung Trenggalek Hariyadi mengatakan prasasti yang menjadi penentu kelahiran Trenggalek tersebut sengaja dipindahkan sesuai permintaan Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dan disetujui oleh Bupati Tulungagung Maryoto Birowo.

"Ini atas kesepakatan antara Bupati Trenggalek dan Tulungagung," kata Hariyadi, Sabtu (18/12/2021).

Proses pemindahan prasasti tersebut dilakukan dengan hati-hati, karena menyangkut benda cagar budaya dan bersejarah. Untuk memindahkan prasasti dari museum di Tulungagung ke truk pengangkut saja membutuhkan waktu sekitar 10 jam.

"Kami mulai pemindahan siang, baru selesai diangkut ke truk tengah malam," jelasnya.

Sementara itu di Trenggalek, prasasti langsung diletakkan pada bangunan khusus di depan Gedung Bhawarasa, lingkungan Pendapa Manggala Praja Nugraha. Proses penurunan prasasti membutuhkan waktu sekitar empat jam.

Hariyadi menjelaskan sejak zaman kolonial Belanda prasasti Kamulan berada di wilayah Tulungagung dan dikumpulkan dengan puluhan prasasti maupun benda cagar budaya lainnya yang belum terawat.

Sebelum 1996 prasasti tersebut disimpan di lingkungan Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa Tulungagung. Kemudian setelah itu dipindahkan ke bangunan baru Museum Daerah Tulungagung.

Menurut Hariyadi, keberadaan batu prasasti tersebut sebagai Prasasti Kamulan baru diketahui sekitar delapan tahun yang lalu. Itu setelah salah seorang peneliti asal Prancis Profesor Arlo Griffiths menelitinya.