Balita Korban Elpiji Bocor Pasuruan Meninggal, Susul Ayah dan Kakaknya.

Muhajir Arifin - detikNews
Senin, 13 Des 2021 12:53 WIB
elpiji bocor di pasuruan
Rumah duka (Foto: Muhajir Arifin)
Pasuruan - Kabar duka kembali datang dari Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Balita korban elpiji bocor meninggal dunia setelah seminggu dirawat. Ia menyusul ayah dan kakaknya yang lebih dulu meninggal dunia.

Balita bermama Nazaha Nur Aminah (4 tahun) itu meninggal di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Ia menghembuskan nafas terakhir ketika hendak dilakukan operasi.

"Nazaha meninggal pukul 14.30 WIB (Minggu (12/12). Mau dioperasi almarhum sudah nggak ada umurnya. Kondisi vitalnya sudah hilang," kata Lurah Pogar Arfian Fakhrudin, Senin (13/12/2021).

Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka Jalan Mangga Gang Mbah Guru Lingkungan Sidodadi, Kelurahan Pogar. Jenazah dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat pukul 19.30 WIB.

"Dimakamkan di samping kakaknya. Kalau ayahnya kemarin dimakamkan di Dampit, Malang," jelas Arfian.

Peristiwa elpiji bocor di rumah Kosim (39) menyebabkan enam penghuni rumah terluka, Minggu (5/12/2021) pukul 10.00 WIB. Kosim, istri dan tiga anak serta ayahnya terluka bakar.

Kosim mengalami luka bakar kedua kaki dan tangan serta wajah. Istrinya, Dwi Wulandari (32) mengalami luka bakar ringan pada tangan kanan. Sementara ayahnya Supardi (58) mengalami luka pada kedua tungkai kaki.

Tiga anak Kosim yang mengalami luka bakar yakni Akbar Rifai (10) mengalami luka bakar pada wajah, kepala, badan bagian depan ─Ćan belakang, kedua tangan, kedua paha dan kaki kiri. Afiqoh Azzahra (7) mengalami luka bakar ringan pada kaki kanan. Dan Nazaha Nur Aminah (4) mengalami luka bakar pada wajah, kepala, badan bagian depan, kedua tangan, punggung dan kedua paha.

Akbar Rifai dan Kosim meninggal beberapa jam setelah kejadian. Sedangkan Nazaha meninggal Minggu (12/12). Sementara Dwi Wulandari, Afiqoh Azzahra dan Supardi saat ini sudah berada di rumah setelah menjalani perawatan. (iwd/iwd)